Menu

Coba Kabur, Otak Pelaku Curanmor Didor, Penjual Motor Curian dan Penadah ikut Digulung

  Dibaca : 205 kali
Coba Kabur, Otak Pelaku Curanmor Didor, Penjual Motor Curian dan Penadah ikut Digulung
PENCURI MOTOR— Jajaran Satreskrim Polres Bukittinggi menangkap tiga orang pelaku yang terlibat dalam kasus pencurian sepeda motor. Satu di antaranya ditembak.

BUKITTINGGI, METRO
Berusaha kabur saat dibawa untuk pengembangan kasus, seorang residivis yang lagi-lagi melakukan aksi pencurian sepeda motor terpaksa dihadiahi timah panas oleh Tim Opsnal Satreskrim Polres Bukittinggi. Seketika, pelaku berinisial RR (30) langsung terkapar.

Tidak hanya menangkap otak pelaku pencurian sepeda motor, petugas juga menangkap rekannya berinisial RFS (26) yang berperan membantu menjualkan sepeda motor hasil curian dan juga menangkap pelaku MI (32) yang membeli sepeda motor curian pelaku RR.

Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara, didampingi Kasat Reskrim Polres Bukittinggi, AKP Chairul Amri Nasution mengatakan, pelaku ditangkap setelah pihaknya melakukan penyelidikan terkait kasus curanmor yang terjadi di wilayah hukum Polres Bukittinggi.

“Dari hasil penyelidikan, pelaku RR diduga kuat terlibat dalam aksi pencurian sepeda motor di beberapa lokasi di Bukittinggi. Kita selanjutnya melacak keberadaan pelaku yang sudah menjadi target operasi (TO) penangkapan yang ternyata berada di Palupuh. Kita bekerja sama dengan personel Polsek Palupuh untuk mengamankan pelaku,” kata AKBP Dody Prawiranegara, Sabtu (17/10).

AKBP Dody Prawiranegara menjelaskan, setelah ditangkap, pelaku RR dibawa ke Polsek Palupuah untuk menjalani pemeriksaan awal. Kepada penyidik, pelaku mengakui perbuatannya yang telah melakukan pencurian satu unit sepeda motor Honda CBR warna putih merah BA-3775-LR di Jalan Hamka Asrama Kodim 0304/Agam Kelurahan Tarok Dipo, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi.

“Tim kemudian mendalami lagi kasus itu untuk mencari barang bukti sepeda motor yang telah dicuri pelaku. Dari keterangan pelaku, dia mengaku dibantu oleh rekannya berinisial RFS warga Guguak Panjang, Kota Bukittinggi. RFS membantu menjualkan sepeda motor hasil curian tersebut, dari keterangan itulah tim Opsnal mengamankan RFS pada Jumat (16/10) di Payakumbuh,” ujar AKBP Dody Prawiranegara.

Ditambahkan AKBP Dody Prawiranegara, berdasarkan keterangan RFS, Tim Opsnal Reskrim kembali mengamankan pelaku MI warga Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, karena menjadi penadah sepeda motor curian tersebut. Terkait RR dilumpuhkan, itu pada saat dilakukan pengembangan mencari barang bukti dan pelaku lain.

“Saat dibawa untuk mencari pelaku lainnya pelaku RR melakukan perlawanan dan berusaha untuk melarikan diri, sehingga kita terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki sebelah kanan. Pelaku RR sendiri merupakan pemain lama yang sudah keluar masuk penjara,” ujar AKBP Dody Prawiranegara.

Ditegaskan AKBP Dody Prawiranegara, terhadap pelaku RR akan dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. Sedangkan untuk pelaku RFS dan MI diterapkan pasal 480 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional