Menu

Chelsea vs Liverpool, Tekad The Blues Jinakkan sang Pemuncak

  Dibaca : 71 kali
Chelsea vs Liverpool, Tekad The Blues Jinakkan sang Pemuncak
Tammy Abraham - Mohamed Salah

Big match tersaji di pekan keenam Liga Inggris 2019/20. Chelsea akan menyambut pemuncak klasemen sementara, Liverpool, di Stamford Bridge. Pertandingan Chelsea vs Liverpool akan dilangsungkan Minggu (22/9) 22.30 WIB.

Kedua tim sama-sama baru saja terluka setelah menderita kekalahan di Liga Champions tengah pekan ini; Chelsea dipermalukan Valencia 0-1, sedangkan Liverpool si juara bertahan tumbang 0-2 di markas Napoli.

Hasil positif bukan hanya dibutuhkan kedua tim, khususnya Chelsea, untuk mendongkrak kepercayaan diri melainkan demi merangsek ke papan atas klasemen Liga Inggris. The Blues kini duduk di posisi enam dengan delapan poin, terpaut tujuh poin dari Liverpool di posisi pertama.

Meski bertindak sebagai tim tamu, The Reds diunggulkan mendulang tiga poin.

Liverpool tampil impresif di Premier League musim ini. Anak asuh Jurgen Klopp tersebut berhasil menyapu bersih kemenangan dalam lima laga perdana di liga.

Tren positif itu membuat Liverpool masih nyaman berada di puncak klasemen sementara Premier League dengan nilai 15. Mereka unggul lima poin atas Manchester City di urutan kedua.

The Reds bertekad untuk kembali meraih kemenangan saat bersua Chelsea. Kans Liverpool membungkam Tim London Biru dihadapan pendukungnya sendiri terbilang besar.

Pasalnya, Liverpool berhasil meraih dua kemenangan dan satu hasil imbang dari tiga pertemuan terakhir melawan Chelsea.

Raihan tiga poin tak hanya akan membuat Liverpool kukuh di puncak klasemen Premier League, namun juga menjadi pengobat luka setelah pada laga terakhir kalah 0-2 dari Napoli di Liga Champions.

Sementara itu, performa Chelsea di Premier League musim ini belum konsisten. The Blues hanya meraih dua kemenangan, dua hasil imbang, dan sekali kalah dari lima pertandingan perdana di Premier League.

Torehan tersebut membuat Tim London Biru berada di peringkat enam klasemen sementara liga dengan nilai delapan. Chelsea juga kebobolan 11 gol dan mencetak 11 gol.

Menjamu Liverpool, The Blues mengincar kemenangan. Hasil positif akan membuat Chelsea berpeluang memperbaiki posisi di klasemen, sekaligus menyudahi tren minor kontra The Reds.

Selain itu, Chelsea juga ingin menyudahi hasil kurang memuaskan ketika tampil di Stamford Bridge. Dari tiga pertandingan kandang terakhir, mereka meraih dua hasil imbang dan menelan satu kekalahan.

Satu-satunya kekalahan tersebut didapat Chelsea ketika takluk 0-1 dari Valencia pada laga pertama Grup H Liga Champions, Selasa (17/9) lalu.

Melihat statistik tersebut, pemain tengah Chelsea Ross Barkley menegaskan timnya ingin segera meraih kemenangan di kandang.

“Sejujurnya apa yagn terjadi pada kami musim ini merupakan sebuah anomali yang aneh,” beber Barkley kepada Goal International.

Barkley menyebut bahwa pertandingan melawan Liverpool bakal menjadi momentum yang penting, karena jika mereka mengalahkan The Reds maka keangkeran Stamford Bridge dinilai akan segera kembali.

“Aneh Bukan? Di musim ini kami belum sekalipun menang di pertandingan di kandang kami sendiri bukan?”

“Namun pada akhir pekan ini kami akan memiliki partai besar di Stamford Bridge. Semoga saja kami bisa memenangkan laga itu dan menjadi awal rekor kandang kami yang bagus.”

Barkley juga optimistis timnya bisa memetik kemenangan pada laga tersebut, karena ia menilai timnya sejauh ini menunjukkan performa yang sangat baik.

“Saat ini kami memiliki perolehan poin ketiga terbanyak di Liga, sehingga saya tidak melihat kami bermain buruk. Kami menang di akhir pekan kemarin dan mencetak banyak gol.”

“Kami memiliki banyak pemain yang percaya diri di tim ini. Kami akan menghadapi pertandingan yang besar di hari Minggu dan kami percaya diri bisa memenangkan pertandingan itu.” ia menandaskan.

Pelatih Chelsea, Frank Lampard memoles penampilan Chelsea dengan sederet pemain-pemain muda.

Hal itu mengingatkan Juergen Klopp ketika melatih Borussia Dortmund dulu.

Musim ini, Chelsea banyak mengorbitkan pemain muda–sebagai imbas larangan transfer. Sederet jebolan akademi seperti Mason Mount, Fikayo Tomori, dan Tammy Abraham dimainkan, yang rupanya justru bersinar.

Mount dan Abraham tak tergantikan sejak awal, dan keduanya total sudah menyumbang 10 gol dari 5 laga perdana di Liga Inggris. Adapun Tomori juga menjadi starter di dua pertandingan terakhir di Premier League.

“Bukan urusan saya sih membicarakan manajer lain, tapi saya cuma bisa bilang mereka memainkan sepakbola yang menarik,” ujar Klopp, dalam wawancara jelang menghadapi Chelsea, di situs resmi klub.

“Saya melihat di pertandingan Liga Champions mereka (melawan Valencia). Mereka bermain dengan sistem berbeda dan itu menarik.”

“Benar-benar tim yang mengesankan. Muda dan sangat bagus, itu bukan hal yang mengejutkan. Itu mengingatkan sedikit pada tim saya di Dortmund dulu. Orang-orang selalu bilang betapa mudanya mereka, tapi mereka bermain karena memang bagus,” ujar Klopp.

Chelsea dan Liverpool sudah sempat bertemu di awal musim, saat bertanding di Piala Super Eropa. Di laga itu, Mohamed Salah dkk menang adu penalti usai berimbang 2-2 dalam 120 menit.

Lantas, klub mana yang akan memenangkan duel kali ini, Chelsea atau Liverpool? Layak untuk dinan tikan. (*/rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional