Menu

Cerita Bagus Kahfi di Belanda, Gowes ke Tempat Latihan, Diajak Makan Tetangga

  Dibaca : 90 kali
Cerita Bagus Kahfi di Belanda, Gowes ke Tempat Latihan, Diajak Makan Tetangga
Bagus Kahfi

JAKARTA, METRO–Pesepak bola muda a­sal Indonesia, Bagus Kahfi tengah berjuang mewujud­kan mimpi sukses berka­rier di Eropa. Saat ini, Bagus sapaan akrabnya sedang menjalani latihan pre-season dengan klubnya, Jong Utrecht yang berkiprah di Eerste Divisie (Liga 2) Be­landa.

Sebelumnya, Bagus yang menetap di Belanda sejak Januari 2021 lebih banyak menghabiskan waktunya menjalani proses pemu­lihan cedera kakinya.

Dalam channel you­tube KR TV, Bagus menje­laskan kondisinya yang sudah mencapai 80 persen. Per­kembangan positif yang membuatnya mendapat kesempatan ber­gabung dalam tim.

“Saya merasa sudah lebih enak. Saya berharap de­ngan kerja keras di lati­han, saya bisa menda­patkan me­nit bermain un­tuk membuktikan ke­mampuan di mu­sim de­pan,” ujar Bagus.

Rencananya, kom­petisi di Be­landa musim 2021/2022 bakal dimulai pada 5 Agustus men­datang. Me­nu­rut Bagus, fasilitas lati­han lengkap yang dise­diakan oleh klubnya sangat membantu proses pemu­lihan cede­ranya sekaligus me­ngem­balikan kon­disi­nya. Apalagi, rumah tem­pat tinggalnya tak jauh dari lokasi latihan. Jadi, untuk melakukan latihan tam­bahan tak masalah.

“Saya ke lokasi latihan menggunakan sepeda k­­a­rena memang jaraknya dekat,” terang Bagus.

Bagi Bagus, sudah bisa bergabung dengan latihan Jong­ Utrecht adalah ke­sem­patan yang tak boleh disia-siakan. Diakuinya, rata-rata skill rekan-rekan­nya terbilang baik dan merata.

Fakta ini justru mem­buatnya tak minder, Bagus Kahfi malah kian terpacu untuk membuktikan ke­mam­puannya. Ia pun me­mo­tivasi diri dengan tekad bisa bermain di markas Utrecht, Stadion Galgen­waard yang berada tak jauh dari sisi belakang tempat tinggalnya.

Di Belanda, Bagus Kahfi hidup sendiri di rumah yang fasilitasnya terbilang lengkap. Selain dua ruang kamar untuk tidur, rumah yang ditempati Bagus juga ruang tamu, dapur serta toilet yang bersih serta home laundry.

“Semua kegiatan di ru­mah saya kerjakan sendiri. Tentu ada rasa kangen dengan keluarga di Indonesia. Terutama dengan Bagas (saudara kembar­nya),” ungkap Bagus.

Meski hidup sendiri, Bagus mengaku tak me­rasa kesepian. Karena se­lain aktivitas latihan terbi­lang padat, Bagus berun­tung memilki tetangga yang baik.

“Tetangga saya sering mengajak ngobrol. Mereka juga kerap mengajak saya makan bersama. Perla­kuan sosial yang baik ini membuat saya merasa nyaman di Belanda.”

Sebagai pemain muda, Bagus mengaku ingin me­manfaatkan kesempatan bergabung di tim asal Be­landa dengan baik. Ia pun tak memusingkan persai­ngan ketat antarpemain di tim. Padahal, dengan ke­mampuannya, Bagus seja­tinya bisa dengan mudah mendapatkan tim dengan pendapatan lumayan di Indonesia.

“Saat ini, saya masih mengutamakan mencari pengalaman dibandingkan dengan uang. Tentu ada sisi baik buat saya me­nimba pengalaman di Ero­pa selagi masih ada ke­sempatan,” terang Bagus. (*/boy)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional