Menu

Cekcok dengan Suami, IRT Gantung Diri

  Dibaca : 1000 kali
Cekcok dengan Suami, IRT Gantung Diri
TEWAS TERGANTUNG—Polisi melakukan identifikasi terhadap jasad IRT yang ditemukan tewas tegantung dalam kamar tidur rumahnya di Jorong Taluak, Nagari Taluak IV Suku, Kecamatan Banuhampu.

AGAM, METRO
Diduga akibat cekcok dengan suaminya, seorang ibu rumah tangga (IRT) memilih mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dalam kamar tidur rumah kontrakannya di Jorong Taluak, Nagari Taluak IV Suku, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam Senin (15/6) sekitar Pukul 12.20 WIB.

Korban berinsial Mira (31) ditemukan tewas gantung diri dengan kondisi kain yang terlilih di leher dan diikatkan ke kayu atap rumah. Sementara, di dekat jasad korban, ditemukan selembar tisu yang berisikan wasiat dan ditulis korban sebelum melakukan aksi bunuh diri.

Kapolres Bukittinggi, AKBP Iman Pribadi Santoso melalui Kasat Reskrim Polres Bukittinggi, AKP Chairul Amri Nasution mengatakan, korban tewas gantung diri pertama kali ditemukan oleh suami korban Romi Candra (39). Awalnya, suami korban pulang ke rumah kontrakannya dan menemukan pintu dalam kondisi terkunci.

“Romi mencoba memanggil-manggil nama istrinya, namun tidak ada sautan. Merasa aneh, ia mendobrak pintu dan masuk ke dalam rumah dan mencari keberadaan korban. Ketika masuk ke dalam kamar, Romi menemukan korban sudah tergantung menggunakan kain panjang,” kata AKP Chairul Amri.

AKP Chairul Amri menjelaskan, melihat hal tersebut, Romi berteriak histeris sehingga mengundang warga sekitar bedatangan. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung melapor ke Polres Bukittinggi. Tak lama berselang, Tim Inafis datang melakukan olah TKP dan identifikasi.

“Lidah korban terjulur mengeluarkan air liur dengan posisi kaki menyentuh lantai. Jasad korban kemudian dibawa ke RS Achmad Muchtar untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil tim olah TKP, diduga kuat korban bunuh diri dan akibat konflik rumah tangga dengan suaminya,” ungkap AKP Chairul Amri.

AKP Chairul Amri menuturkan, di lokasi, pihaknya menemukan barang bukti berupa sehelai kain bermotif batik sebagai alat untuk bunuh diri, kemudian satu lembar surat wasiat terbuat dari tisu atas nama Mira. Korban menulis pesan kepada suaminya sebelum gantung diri.

“Kita masih terus melakukan penyelidikan. Dari pemeriksaan luar, pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda luka aniaya. Korban sudah diserahkan kepada keluarga untuk dikebumikan,” pungkasnya. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional