Menu

Cegah Stunting Dan Gizi Buruk, Nagari Gurun Panjang Barat Buka Kelas Ibu Hamil

  Dibaca : 155 kali
Cegah Stunting Dan Gizi Buruk, Nagari Gurun Panjang Barat Buka Kelas Ibu Hamil
Nagari Gurun Panjang Barat, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, bekerjasama dengan Puskesmas Pasar Baru, membuka kelas ibu hamil.

PESSEL, METRO–Dalam rangka penu­runan angka stunting dan pencegahan gizi buruk ter­hadap bayi dibawah lima tahun (Balita), pemerintah nagari Gurun Panjang Ba­rat, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, melalui kerjasama Pus­kesmas Pasar Baru, mem­buka kelas ibu hamil.

Walinagari Gurun Pan­jang Barat, Boy Chandra Sukma, mengatakan ke­pada pesisirselatan.go.id Jumat (27/8) bahwa stunting merupakan salah satu gangguan tumbuh kem­bang yang dapat terjadi pada anak.

“Kondisi ini menye­bab­kan anak memiliki pera­wakan pendek. Kabar baik­nya, stunting bisa dicegah sejak dini, bahkan sejak masa kehamilan. Berda­sarkan hal itu, sehingga kita di nagari ini membuka kelas ibu hamil melalui kerjasama Puskesmas Pa­sar Baru,” katanya.

Ditambahkannya bah­wa melalui kelas ibu hamil itu, pihaknya juga sekaligus sekaligus memberikan su­su kepada kepada ibu ha­mil dan Balita yang ada di nagari tersebut.

Pejabat (Pj) Promosi Kesehatan Puskesmas Pa­s­ar Baru, Endang, selaku pembina kelas ibu hamil tersebut menjelaskan ke­pada pesisirselatan.go.id Jumat (27/8) bahwa meme­nuhi kebutuhan nutrisi se­jak hamil hingga anak be­rusia dua tahun (periode 1000 hari pertama kehi­dupan), merupakan salah satu cara yang dapat dila­kukan untuk mencegah stunting.

“Kelas ibu hamil dila­kukan bertujuan untuk mem­berikan me­ngarahkan ke­pada para ibu-ibu hamil yang ada di nagari supaya dapat mengenal, men­ce­gah, dan menjaga kehami­lannya, a­gar terhindar dari penyakit dan resiko me­lahirkan anak stunting,” katanya.

Disampaikannya bah­wa kelas ibu hamil itu juga melibatkan kader-kader kesehatan masyarakat, bidan desa, petugas Prom­kes dan petugas gizi dari puskesmas.

“Kami akan terus me­monitor perkembangan kehamilan peserta kelas ibu hamil di nagari ini. Dan ini juga merupakan tugas dan tanggung jawab bidan desa dan Puskesmas. De­ngan berharap agar, kasus stunting dan gizi buruk tidak terjadi di nagari ini,” ungkapnya.

Dia mengakui bahwa keseriusan Pemerintah Nagari Gurun Panjang Ba­rat dalam pencegahan stun­ting dan gizi buruk sejak dini sangat tinggi.

“Kami berharap ke­gia­tan seperti ini, tidak hanya berjalan pada tahun 2021 ini saja. Tepi terus ber­kelan­jutan setiap tahunnya,” tutup Endang.(rio)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional