Close

Cegah Rabies, 108 Anjing Liar Dieliminasi, SAWAHLUNTO, METRO

Untuk mencegah tersebarnya virus rabies dari HPR (Hewan Penyebar Rabies), Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan lakukan eliminasi pada empat Kecamatan di Kota Sawahlunto.

Kabid Peternakan Rince mengungkapkan, di tahun 2020 ini memulai program eliminasi buat anjing anjing liar. ”Pada minggu kedua di bulan kedua dalam sekali dua bulan. Dan untuk saat ini bertepatan pada tanggal 10 sampai 13 bulan Februari 2020 di empat Kecamatan di Kota Sawahlunto,” katanya.

”Hasil dari eliminasi ini diperoleh 28 di Lembah Segar, 25 di Talawi, 26 di Silungkang dan 29 di Barangin. Jumlah total anjing liar yang di eliminasi ada 108 ekor,” ujar Rince ketika diwawancarai oleh pihak media, kamis (20/2).

Dia menambahkan, kita akan adakan 6 kali eliminasi di tahun 2020 ini, nanti yang kedua pertengahan bulan april. Dalam eliminasi ini melibatkan tim gabungan dari TNI, Polri, dan Porbi (Persatuan Olahraga Buru Babi).

Sebab menurutnya anggota Porbi ini yang lebih banyak tahu perbedaan mengenai anjing berburu dan anjing liar. “ Yang lebih diutamakan untuk di eliminasi adalah anjing liar yang betina dan yang cacat, dan untuk anak anjing ditawarkan kepada masyrakat atau organisasi Porbi yang ingin merawatnya, tapi kalau tidak ada langsung dieliminasi dan dikuburkan,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakanya, untuk umpan kita memakai usus sapi yang dudalamnya sudah diisi sesuatu untuk eliminasi. “ Biasanya pakai bakso, tapi sekarang anjing anjing tersebut sepertinya sudah tahu dan tidak mau memakan umpan tersebut, ketika kita ganti dengan usus sapi cepat reaksi dari anjing liar tersebut dan memakanya, hingga lebih mudah dalam penangkapan,” kisah Rince di ruang kerjanya.

Harapan kita masyarakat merasa aman dari HPR ini sehingga pengaduan mengenai gigitan anjing liar negatif. (cr2).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top