Menu

Cegah Pungli di Kota Payakumbuh dan Gratifikasi bagi ASN dan Rekanan

  Dibaca : 59 kali
Cegah Pungli di Kota Payakumbuh dan Gratifikasi bagi ASN dan Rekanan
RAPAT—Terlihat para tim gabungan cegah pungli di Payakumbuh sedang rapat.

PAYAKUMBUH, METRO–Pelaksanaan kegiatan Unit Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar Kota Payakumbuh mengadakan sosialisasi pencegahan pungli dan gratifikasi da­lam pengadaan barang dan jasa bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)  serta bagi penyedia/rekanan yang bekerjasama dengan Instansi di Pemerintah Kota Payakumbuh yang digelar di Aula Ngalau Indah lantai 3 Kantor Wali Kota Payakumbuh, Rabu (28/7).

Pelaksanaan sosiali­sasi tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Anan­da, Asisten II Elzadas­warman, Asisten III Am­riul Datuak Karayiang, Waka Polres Payakumbuh Kompol Jerry Syahrim serta menghadirkan nara­sumber berkompeten dari Kejaksaan Negeri Paya­kumbuh dan Kabag  Dal­bang Maizon Satria.

Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda dalam sambutannya me­ngatakan kegiatan ini sa­ngat penting diikuti ASN dan Pihak-pihak terkait yang sangat rentan agar tidak terjerat dalam tindak pidana korupsi, Pungutan liar maupun gratifikasi. “Banyak pengadaan mau­pun pembangunan yang bila tidak dilaksanakan dengan baik dan penuh amanah berpotensi terjadi Pungutan liar dan gra­tifi­kasi,” ujarnya

Rida menjelaskan seba­gai salah satu upaya pen­ce­gahan, dilakukan dengan menjalin kerja sama antar instansi terkait dengan penguatan Saber Pungli di lintas sektoral dan Tim Pengawal, Pengamanan, Pemerintah, dan Pemba­ngunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Paya­kumbuh yang siap me­ngawal proses pemba­ngunan untuk kepentingan umum.

“Melalui pengawasan dan transparansi penge­lolaan anggaran, diharap­kan tipikor, Pungli dan gra­ti­fikasi bisa dicegah. Ke­mudian, penyerapan ang­garan dapat terlaksana maksimal,” Pungkas Rida.

Wakapolres Payakum­buh Jerry Syahrim yang juga merupakan Ketua UPP Saber Pungli Kota Paya­kumbuh mengatakan b­a­nyak area yang berpotensi pungli pada pemerintah daerah seperti perizinan, hibah dan bansos, kepe­gawaian, pendidikan, pe­layanan publik, serta pe­ngadaan barang dan jasa.

“Tentu harus ada upa­ya pencegahan yakni de­ngan pembinaan seperti membangun budaya anti pungli di aparatur maupun pengusaha. Kemudian me­ningkatkan sosialisasi ke­pada masyarakat dalam gerakan nasional pembe­rantasan pungli,” te­rang­nya

Diungkapkan Jerry stra­tegi preventif atau pen­cegahan pungli yakni de­ngan melakukan pemetaan rawan pungli, mengop­timalkan fungsi satuan pe­ngawasan internal, dan mengoptimalkan sistem pelayanan publik yang pri­ma berbasis teknologi dan informasi.

“Untuk strategi pene­gakan hukum juga harus ditekankan yakni dengan menjatuhkan sanksi administratif sampai dengan pemberhentian tidak hor­mat terhadap oknum apa­rat, penyelenggara negara atau pegawai negeri, dan masyarakat yang terlibat dalam pemungutan liar sesuai ketentuan perun­dang-undangan yang ber­laku. Pungli dan Gratifikasi menimbulkan kerugian di masyarakat sedangkan korupsi menimbulkan keru­gian negara. Hal ini tentu harus kita cegah bersama, mari berantas Pungli dan Gratifikasi” tegas Jerry. (uus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional