Menu

Cegah Penyebaran Covid-19, Pesepakbola Disarankan Pakai Masker

  Dibaca : 897 kali
Cegah Penyebaran Covid-19, Pesepakbola Disarankan Pakai Masker
GUNAKAN MASKER— Para pemain Gremio mengenakan masker sebelum bertanding melawan Sao Luiz dalam laga di Rio Grande do Soul, Brasil bulan lalu (15/3) lalu. Liga tetap berjalan meski tanpa dihadiri penonton di stadion.

SATU usul unik diberikan kepada para pesepakbola di tengah pandemi virus corona. Mereka disarankan untuk memakai masker dalam pertandingan.

Sudah lebih dari sebulan sejak hampir seluruh kompetisi sepakbola di dunia ditunda untuk menekan penyebaran Covid-19. Belum ada lagi liga yang kembali bergulir, meski sejumlah klub sudah mulai berlatih lagi, seperti yang terjadi di Jerman.

Menjalankan kompetisi tanpa penonton di stadion pun kemungkinan besar akan dijalankan di banyak negara demi menuntaskan musim yang sempat terhenti. Namun hal itu dirasa belum cukup.

Demi mencegah penularan virus Corona, para pemain juga disarankan untuk memakai masker saat bertanding. Hal ini dikarenakan mereka akan banyak terlibat kontak fisik di lapangan, seperti saat berebut bola, berduel udara, hingga berkumpul dalam situasi sepak pojok.

”Masker bukan bertujuan melindungi diri sendiri, melainkan orang lain,” kata Epidemiologis Universitas Edinburgh, Dr Rowland Kao, dikutip dari The Guardian.

”Belum jelas seberapa efektif penggunaan masker (untuk mencegah virus Corona), tapi rasanya masuk akal jika kita semua melakukan tindakan pencegahan sebanyak mungkin.
Jika masih ada 300-500 orang yang hadir dalam sebuah pertandingan, maka masih ada peluang terjadinya infeksi ke sejumlah orang,” sambungnya.

Kompetisi Masih Berjalan
Ya, kendati pandemi virus corona melanda dunia, masih ada kompetisi sepak bola yang dimainkan. Sebagian besar kompetisi sepak bola di berbagai negara sudah dihentikan karena masih pesatnya penyebaran Covid-19.

Namun, masih ada liga yang belum berhenti. Salah satunya adalah Liga Nikaragua. Faktanya, Liga Nikaragua adalah satu-satunya kompetisi di Amerika yang belum dihentikan karena pandemi virus corona.

Pemain-pemain Liga Nikaragua memakai masker dan sarung tangan saat turun ke lapangan. Lucunya, physical distancing masih coba dilakukan, misalnya ketika tim mengambil foto sebelum pertandingan.

Tidak seperti biasanya, para pemain berdiri agak jauh satu sama lain. Tanda tanya pantas dimunculkan karena physical distancing jadi percuma lantaran kontak fisik pasti akan terjadi di tengah pertandingan.

Salah satu pemain Liga Nikaragua, yaitu Bernardo Laureiro, menceritakan kondisi di kompetisinya kepada Mundo Deportivo. ”Kami masih harus bermain. Kami mencoba melakukan semua tindakan preventif, tetapi memakai masker selama pertandingan itu tidak mungkin,” kata striker Cacique Diriangen itu.

”Di Nikaragua masih sedikit kasus positif Covid-19, jadi pemerintah merasa kondisi masih bagus untuk terus bermain. Kami akan terus bermain sampai pemerintah menyatakan sebaliknya,” pungkasnya.

Selain Liga Nikaragua, diketahui aksi masuk lapangan menggunakan masker terjadi saat Gremio melawan Sao Luiz dalam kejuaraan Campeonato Gaucho 2020, Minggu (15/3/2020) waktu setempat. Campeonato Gaucho sendiri merupakan kompetisi paling bergengsi di Rio Grande do Sul, sebuah negara bagian Brasil.

Sementara itu, di Eropa, sudah banyak negara top yang meliburkan kompetisinya karena virus corona. Beberapa di antaranya adalah Liga Italia, Spanyol, dan Inggris. (*/ren)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional