Menu

Cari Rumput Ternak, IRT Nyaris Dicotok Piton

  Dibaca : 144 kali
Cari Rumput Ternak, IRT Nyaris Dicotok Piton
ULAR PITON—Tim rescue Damkar Payakumbuh bersama warga berhasil mengevakuasi ular piton dari area perkebunan dan pemukiman masyarakat.

PDG.KADUDUAK, METRO
Tim Rescue Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Payakumbuh, kembali mengevakuasi seekor ular jenis Piton dengan panjang 5 meter dari semak dekat Perumahan Griya Padang Kaduduak, Kelurahan Tigo Koto Diateh, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, Minggu (20/9) sekitar pukul 11.00 WIB.

Tidak berselang lama, Tim Rescue Damkar Payakumbuh yang sudah sangat terlatih untuk menjinakkan binatang berbisa hanya memerlukan waktu 40 menit untuk menangkap ular Piton sepanjang 5 meter yang meresahkan masyarakat sekitar.

“Tim menerima informasi sekitar pukul 11.00 WIB, dan pada pukul 11.40 WIB evakuasi selesai,” sebut Kasat Pol PP dan Damkar Kota Payakumbuh, Devitra, Senin (21/9).

Dikatakan Devitra, awalnya ular piton ditemukan ibu rumah tangga (IRT) bernama Tati Murni, yang hendak memotong rumput untuk pakan ternaknya di lokasi dekat Perumahan Griya Padang Kaduduak. Namun, tiba-tiba dirinya dikagetkan dengan melihat seekor ular berukuran besar sedang berada di bawah batang kayu yang sudah mati.

Merasa kaget alang kepalang melihat ular dengan ukuran besar, ia langsung memberitahukan kepada warga sekitar. Sehingga, informasi adanya ular piton diarea pemukiman warga, dilaporkan kepada Tim rescue Damkar Kota Payakumbuh.

“Ular piton ini terlihat pertama kali oleh seorang Ibu rumah tangga yang sedang memotong rumput untuk makanan ternaknya, tiba-tiba beliau melihat seekor Ular Piton di bawah pohon yang sudah mati,” tutur Devitra.

Meski belum terdengar ada hewan ternak warga sekitar yang hilang atau dimakan Ular Piton berukuran besar ini, namun masyarakat sekitar cemas dengan keberadaan ular piton di area pemukiman. “Kita tidak tahu apakah ada hewan ternak warga yang dimakan, dan juga tidak ada laporan,” sebutnya.

Tim rescue Bidang Pemadam Kebakaran Kota Payakumbuh yang turun kelokasi enam orang, dipimpin langsung H Indra Jaya, dengan anggota, Yulvi Saputra, Soneta Eka Putra, Alpin Naldi, Gifari dan Ari Sevindi, mendapat pujian dari warga sekitar atas ketangkasan, kepiawaian dan keberanian Tim rescue Damkar Payakumbuh dalam mengevakuasi binatang berbisa.

“Bagi masyarakat yang membutuhkan bantua penyelamatan dari binatang berbisa misalnya evakuasi sarang tawon, ular, biawak dan sebagainya, dapat menghubungi quick respon damkar di nomor 0752 92913,” ucap Devitra.

Sementara itu Tati Murni, IRT yang menemukan ula piton ini mengaku kaget saat ular ini menggeliat menampakkan belangnya. “Hitam, mangkilek balangnyo pak. Panjang, gadang bana, takuik awak. Hampia wak dicotok eee…”, ujar Tati tersenyum.

Anggota DPRD Kota Payakumbuh yang berada dilokasi, Heri Iswandi Dt. Rajo Muntiko Alam, mengapresiasi kecepatan Tim rescue Damkar Payakumbuh dalam menanggapi informasi dari masyarakat dan kepiawaain dalam menjinakkan binatang berbisa.

Hanya berselang setengah jam, Tim rescue sudah berhasil menjinakkan Ular Piton dengan panjang 5 meter.

“Kami atas nama warga masyarakat mengucapkan terimakasih kepada tim rescue Damkar Payakumbuh yang sudah cepat tenggap dan responsif dengan informasi dari masyarakat. Dia juga mendokan, supaya kedepan Tim Damkar terus berbuat baik untuk masyarakat, tidak hanya pandai dan terampil dalam memdamkan api tetapi juga hebat dalam menjinakkan hewan berbisa,” harapnya. (us)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional