Close

Capai Standar Tertinggi LKPD, Bupati Padang­pariaman Raih Piagam Opini WTP

PENGHARGAAN—Bupati Padangpariaman Suhatri Bur menerima Piagam WTP yang diserahkan Gubernur H Mahyeldi.

PADANGPARIAMAN, METRO–Pemerintah Kabupaten Padang­pariaman kembali menerima pia­gam penghargaan atas capaian standar tertinggi Laporan Keua­ngan Pemerintah Daerah (LKPD) berupa Opini Wajar Tanpa Penge­cualian (WTP). Penghargaan atas capaian WTP ini merupakan yang kedelapan kalinya diterima Pem­kab Padangpariaman. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur yang diserahkan oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi didam­pingi Kepala Kantor Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Wilayah Sumbar, Heru Pudyo Nugroho.

Piagam penghargaan atas capaian standar tertinggi Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) berupa opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tersebut di­sambut haru oleh Bupati Padangpariaman.

“Alhamdulillah terima kasih saya sampaikan dari lubuk hati pa­ling dalam atas pembinaan rekan-rekan BPK serta seluruh perangkat daerah yang sudah bekerjasama dengan baik untuk mendapatkan kembali WTP ini,” ungkap Suhatri Bur.

Bupati juga menegaskan bahwa setelah 8 kali memperoleh WTP bisa lebih  motivasi Pemerintah Daerah untuk pengelolaan keua­ngan yang lebih baik, jelas dan transparan pada masa mendatang.

Selain Pemkab Padangpariaman, apresiasi juga diberikan kepada Pemprov Sumbar dan 19 kabupaten /kota di Sumbar. Sebanyak 17 kabupaten kota diantaranya me­nerima plakat dan piagam atas pencapaian WTP selama lima kali berturut-turut sejak 2016 hingga 2020 dan dua kabupaten lainnya, yakni Kabupaten Solok dan Pasaman menerima piagam.

Dengan adanya penghargaan ini, menurut Heru, bisa memberi motivasi sekaligus mendorong Pemerintah Provinsi Sumbar serta pemerintah kabupaten dan kota di Sumbar agar bisa lebih meningkatkan laporan keuangan daerah dimasa mendatang.

Gubernur Mahyeldi dalam sambutannya juga mengajak kepala daerah se Sumbar agar bisa mempedomani serta mematuhi peraturan perundang-undangan yang ada mengenai keuangan daerah. Sebab menurutnya, capaian opini WTP hanya bisa dicapai jika taat dan patuh pada aturan yang ada.

“Alhamdulillah, kami ucapkan terimakasih kepada BPK dan selamat kepada bupati dan walikota atas pencapaian WTP. Hal ini merupakan wujud dari kepatuhan pada peraturan keuangan. Diperlukan komitmen bersama antara kepala dae­rah dan seluruh perangkatnya untuk serius mengikuti dan mempedomani aturan yang ada. Kemudian diiringi dengan peningkatan SDM, optimalisasi peran pemeriksa internal dan jangan lupa menjalin komunikasi intensif dengan BPK dan pihak terkait,” kata Gubernur.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama juga dilaksanakan penandatanganan nota kese­pakatan sinergi antara Kanwil DJPb Sumbar dengan Pemprov Sumbar. Kesepakatan ini menurut Heru, adalah dalam rangka mewujudkan pengelolaan APBN dan APBD yang berkualitas, transparan dan akun­tabel di Wilayah Provinsi Sumatera Barat. Selain itu juga dalam rangka penguatan koordinasi pe­nyelenggaraan pelaksanaan kebijakan pengelolaan keuangan pu­blik.

Tampak hadir dalam acara pemberian penghargaan ini sejumlah kepala daerah di Sumbar, diantaranya Bupati Agam Andri Warman, Walikota Sawahlunto Deri Asta, Bupati 50 Kota Safaruddin, Bupati Pasaman Barat Hamsuardi dan Walikota Bukittinggi Erman Safar. (efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top