Close

Camat Guguk Panjang Dorong Penguatan UMKM

Penguatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu upaya dan program kerja Kecamatan Guguk Panjang di tahun 2022 ini dalam bidang ekonomi kemasyarakatan.

BUKITTINGGI, METRO–Penguatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu upaya dan program kerja Kecamatan Guguk Panjang di tahun 2022 ini dalam bidang ekonomi kemasyarakatan.

Program tersebut bertujuan agar ekonomi masyarakat terus bergerak di masa pandemi. Apalagi Kecamatan Guguk Pan­jang dengan tujuh kelurahan tersebut  terdapat ratusan pelaku UMKM yang mempro­duki berbagai jenis produk kerajinan dan makanan.

Salah satu program kerja kecamatan tahun ini adalah bagaimana memperkuat UM­KM yang ada di kelurahan. Penguatan UMKM kecamatan sejalan dengan program Pemko Bukittinggi dalam upaya pemulihan ekonomi masyarakat,” ujar Camat Guguk Panjang Yelrizon.

Ia menyebutkan,  upaya penguatan UMKM tersebut akan dilakukan melalui pemberian bantuan dari pemerintah daerah dan pemberian bantuan melalui dana pokir anggota DPRD. Kemudian memberikan pelatihan dan pembinaan bagi pelaku UMKM, serta menjajaki kerjasama dengan pelaku UM­KM di berbagai daerah.

Untuk penjajakan kerjasama ini, lanjut Yelrizon, pemerintah daerah sudah melakukan kunjungan kerja untuk melihat keberadaan  UMKM yang ada di daerah lain, seperti pengrajin batik di Solo dan pengrajin makanan di Bali.  Dengan adanya kerjasama tentu produk UMKM yang dihasilkan Bukittinggi bisa dipasarkan ke berbagai daerah.

“Sebagai salah satu darah tujuan  wisata di Sumbar, daya tarik Bukittinggi tidak hanya pada panorama alamnya yang indah, tapi hasil kerajinan UM­KM  juga menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke Bukittinggi. Untuk itu penguatan UMKM  menjadi salah satu program kerja kita di tahun ini,” jelas Yelrizon.

Kedapan, UMKM yang ada di kecamatan Guguk Panjang juga akan dikelompokkan me­nurut jenis usahanya, dengan tujuan agar pelaku UMKM mudah dikoordinir dan mudah diberikan pembinaan atau pem­bekalan. Karena saat ini pelaku UMKM  tidak saja bergerak di bidang kerajinan dan makanan, tapi juga di bidang perdagangan dan jasa.

Selain bidang ekonomi, terang Yelrizon, program kerja di bidang seni budaya juga menjadi perhatian dalam program kerja tahun ini. Dalam hal ini pihak kecamatan berupaya untuk mengangkat dan mengembangkan kembali seni budaya di kelurahan, seperti sanggar dan pencak silat.

Kemudian juga akan dilakukan kegiatan pergelaran seni,  minimal satu kali dalam satu bulan yang dilaksanakan di halaman kantor Camat Guguk Panjang dan  di Pelataran Jam Gadang.

“Dalam rangka Hari Jadi Kota (HJK) Bukittinggi ke 237 tahun lalu, pergelaran seni ini sudah kita awali penampilannya di halaman kantor camat. Dimana semua kelurahan di Kecamatan Guguk Panjang  menampilkan seni dan budayanya masing-masing saat itu,” ujar Yelrizon.

Untuk bidang agama ulasnya, setiap anak anak yang  juara khatam quran diberikan pembinaan terhadap seni baca alquran dan kaligrafi, dengan tujuan untuk mempersiapkan anak anak Guguk Panjang menjadi generasi yang qurani dan bisa menjadi qari dan qariah kafilah MTQ Kota Bukittinggi.

“Kita juga akan membikin rumah tahfiz gratis di Kecamatan Guguk Panjang  melalui dana  APBD.  Sedangkan untuk bidang kepemudaan, kita  akan berupaya mencari lapangan tempat berolahraga bagi generasi muda kita,” ujar Yelri­zon. (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top