Menu

Calya Terjun ke Jurang Silaiang, Proses Evakuasi Timbulkan Kemacetan

  Dibaca : 875 kali
Calya Terjun ke Jurang Silaiang, Proses Evakuasi Timbulkan Kemacetan
EVAKUASI— Personel Polres Padangpanjang bersama Dinas Perhubungan mengevakuasi mobil Calya yang masuk jurang dengan cara diderek.

PADANGPANJANG, METRO
Proses evakuasi satu unit mobil Toyota Calya warna merah yang terjun ke dalam jurang sedalam 60 meter di kawasan Silaiang, Kabupaten Tanahdatar, menimbulkan kemacetan panjang, Senin (28/12). Pasalnya, saat proses evakuasi, Polisi melakukan penutupan akses jalan.

Kendaraan dari arah Padang menuju Padangpanjang dan sebaliknya mengalami penumpukan hingga macet lebih 1,5 kilometer. Untuk mengevakuasi mobil, Unit Laka Lantas Polres Padangpanjang bersama Dinas Perhubungan mengangkat mobil tersebut menggunakan alat derek, lalu diamankan di Polres sebagai barang bukti kecelakaan tunggal.

Mobil Calya tersebut diketahui masuk ke dalam jurang pada Jumat (25/12) sekitar pukul 22.30 WIB dan tidak menimbulkan korban jiwa. Lantaran kejadian bertepatan libur Natal, proses evakuasi ditunda, untuk mencegah kemacetan yang lebih parah, mengingat arus lalu lintas mengalami kenaikan.

Kasat Lantas Polres Padangpanjang Iptu Saherman mengatakan, kecelakaan tunggal terjadi seketika kendaraan yang dikemudikan korban Rival(27) datang dari arah Padang menuju Padangpanjang. Saat di lokasi kejadian, mobil yang dikemudikan mengalami los kontrol dan masuk ke jurang.

“Saat kejadian kita belum bisa melakukan evakuasi, karena khawatir akan menimbulkan kemacetan yang lebih parah. Pasalnya, kecelakaan tunggal bertepatan hari libur Natal yang mengakibatkan arus lalin mengalami peningkatan,” ujar Saherman.

Sementara atas kejadian tersebut, ungkap Saherman, tidak ada korban jiwa atas peristiwa itu. Namun, sopir yang menjadi korban tunggal mengalami luka luka tengah menjalani perawatan medis di RS Ibnu Sina Padangpanjang. Saat ini sopir sudah bisa berkomunikasi dengan baik.

“Proses evakuasi yang mengunakan mobil derek telah selesai dilakukan sekitar pukul 13.50 WIB. Beberapa personel juga kita siagakan untuk melakukan pengaturan lalu lintas mengurai kemacetan,” ungkap Iptu Saherman.

Iptu Saherman menuturkan, selama proses evakuasi, memang sengaja dilakukan penutupan jalan untuk mempercepat proses evakuasi. Setelah itu, jalan kembali dibuka sehingga akses lalu lintas kembali normal.

“Kita memang sengaja evakuasi mobil siang hari. Karena intensitas kendaraan lebih sedikit. Sekarang arus sudah lancar. Kalau di kawasan Lembah Anai 1,5 Kilometer antrian kendaraan. Proses evakuasi berlangsung tadi satu setengah jam. Sekarang sudah aman,” ujar Iptu Saherman.

Sementara salah seorang pengendara yang berada di lokasi kejadian, Ismail, (45) warga Padangpanjang mengaku memang terjebak macet karena peroses evakuasi mobil yang masuk jurang.

“Lebih kurang 2 Jam kami terjebak macet. Tidak bisa bergerak sama sekali. Hanya sepeda motor yang bisa lewat. Setelah evakuasi, baru kendaraan bisa bergerak lagi,” pungkasnya. (rmd)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional