Close

Calon Paskibraka Dibekali Ideologi Pancasila di Kota Sa­wah­lunto

PEMBEKALAN— BPIP beri pembekalan Ideologi Pancasila terhadap calon Paskibraka di Kota Sawahlunto.

SAWAHLUNTO, METRO–Badan Pembinaan I­deo­logi Pancasila (BPIP) memberikan Pembekalan Ideologi Pancasila ter­hadap para calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Sa­wah­lunto. Sementara pelak­sanaan kegiatan pem­bekalan ideologi tersebut digelar secara daring, karena mengingat me­nimbang dalam kondisi pandemi Covid-19..

Kepala Bidang Pe­mu­da dan Olahraga Dispar­pora Kota Sawahlunto Ucak Hardian menga­ta­kan, pembekalan materi ini untuk para calon Pas­kibraka merupakan imple­mentasi Peraturan Pre­siden (PP) No.13 /2021 dan Peraturan BPIP No.1/2021 tentang Pembinaan Ide­o­logi Pancasila pada Ge­nerasi Muda Melalui Program Paskibraka

“ Ini merupakan tahun pertama dilaksanakan ke­giatan pembekalan ide­ologi ini oleh Pembina Ideologi Pancasila bagi calon Paskibraka yang juga diikuti Paskibraka di tingkat Provinsi sumbar dan Nasional,” kata Ucak,  Minggu (8/8).

Kepala Seksi Pemuda Disparpora Doni Ikhsan menambahkan,sebanyak 67 peserta Calon Pas­kibraka ini mendapatkan pembekalan Pembinaan Ideologi

Pancasila untuk mem­bangun karakter para ca­lon Paskibraka sebagai agen perubahan dalam melestarikan nilai-nilai Pancasila dalam kehi­du­pan sehari-hari.

“Hari ini adalah test kemampuan atau ujian Pembinaan Ideologi Pan­casila secara daring di SMUN 1 Sawahlunto yang terbagi dua sesi serta pembatasan jumlah pe­serta ditiap lokal sesuai protokol kesehatan covid-19,” sebut Doni.

Setelah mengikuti ke­giatan ini seluruh peserta kembali melaksanakan latihan rutin di Lapangan Ombilin kota ini. “ Se­belum pengukuhan Pa­s­kibraka, mereka akan men­­ja­lan­kan pemo­ndo­kan atau karantina Desa Bahagia di SKB Sapan, guna per­sia­pan pelak­sanaan upacara 17 Agus­tus nanti” ujar Doni.

Pelaksanaan Pem­be­kalan Ideologi Pancasila oleh (BPIP) kepada para calon Paskibraka Sa­wah­lunto secara Daring meng­harapkan pemuda dan pemudi sebagai calon Paskibraka tersebut men­jadi agen perubahan ke­lak. Sehingga,  pada masa mendatang menjadi peru­bahan dalam mewu­judkan  generasi muda yang me­miliki akhlakul karimah. Di mana sesuai dengan nilai nilai adat, budaya dan nilai-nilai kearifan lokal serta nilai-nilai agama. (pin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top