Menu

Calon Jaksa harus Mampu Jalankan Tupoksi

  Dibaca : 414 kali
Calon Jaksa harus Mampu Jalankan Tupoksi
CALON JAKSA— Peserta calon jaksa melakukan persidangan semu, yang dilaksanakan Badan Diklat Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, yang diikuti peserta dengan serius.

PADANG, METRO
Jaksa memiliki peran yang penting, karena jaksa adalah  sebagai penegak hukum, namun demikian, jaksa harus mempunyai tanggung jawab besar terhadap tugas yang diembannya. Hal inilah yang dikatakan, widyaiswara pada Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badan Diklat) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, Susilo Yustinus bersama tim yang didampingi Asisten Pembinaan (Asbin) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Barat (Sumbar), Nadda Lubis.

“Jaksa itu harus,  berintegritas, berkualitas, dan mempunyai tanggung jawab, bila sudah terjun kelapangan, sehingga jaksa bisa dipercaya oleh masyarakat, serta melaksanakan tugas-tugasnya dengan baik,” kata Susilo Yustinus.

Selain itu, ia berpesan kepada calon jaksa baru, yang saat ini sedang menjalani pendidikan untuk menjadi jaksa, agar selalu menjalankan fungsinya dengan baik, sehingga dapat mengayomi masyarakat. Tak hanya itu, Badan Diklat Kejagung RI, memberikan pelatihan dan bimbingan kepada calon jaksa baru yang akan nantinya menjadi jaksa. Para peserta tampak melaksanakan kegiatan persidangan semu. “Untuk peserta ada 17 orang, namun yang bisa mengikutinya hanya 15 orang, karena yang dua orang lagi sedang sakit dan mengikutinya secara virtual. Untuk  materi pada persidangan semu yaitu bagaimana pelaksanaan sidang pada biasanya, seperti penanganan tindak pidana umum, tindak pidana khusus, dan perara datum,”ujar Susilo.

Dia menyebutkan, simulasi ini dilaksanakan, agar para calon jaksa baru, seandainya nanti sudah menjadi jaksa dapat menjalankan tugas dengan baik. “Jadi para calon jaksa,  yang nantinya akan menjadi jaksa, dapat menyiapkan surat dakwaan, tanggapan eksepsi, pemeriksaan saksi, pemeriksaan terdakwa,  tuntutan pidana, hingga pada tanggapan pembelaan (pledoi),” ujar Susilo.

Kegiatan yang dilaksanakan disepuluh provinsi di Indonesia, dilakukan secara serenrak dan kegiatan ini dilaksanakan selama satu minggu. Dalam kegiatan tersebut, tetap menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan. (cr1)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional