Close

Cabuli Penumpang, Sopir Angkot Divonis 10 Tahun

seorang oknum guru yang diduga cabul di bungus, tengah diperiksa polisi
Pemeriksaan seorang terduga cabul di Bungus, Padang.

PADANG, METRO–Terbukti melakukan pencabulan terhadap penumpangnya, sopir angkot, Jendra Putra (31) dijatuhi hukuman 10 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Padang, Selasa (8/9). Selain kurungan, terdakwa juga didenda Rp100 juta subsider 2 bulan penjara.

Vonis yang dijatuhkan majelis hakim yang dipimpin oleh hakim Mahyudin dengan didampingi hakim anggota Irwan Munir dan Herlina Rayes lebih rendah dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakninya selama 12  tahun, denda Rp100 juta dan subsider 2 bulan penjara.

”Hal yang meringankan, tersangka berlaku sopan selama persidangan,” kata hakim.

-Dalam tuntutan JPU diketahui, kejadian bermula saat Bunga (nama samaran) dihubungi oleh terdakwa melalui ponsel untuk ditemani ke rumah teman terdakwa, namun korban menolak dengan alasan hendak pergi mengaji.

Saat di perjalanan, korban yang telah selesai mengaji, kembali bertemu dengan terdakwa yang saat itu sedang duduk di angkot. Disanalah terdakwa membujuk dan merayu korban, dan pada akhirnya korban menuruti  kemauan terdakwa. Terdakwa menyuruh korban  untuk naik ke atas angkot miliknya dan membawa ke Kototangah, Padang. Dia beraksi mencabuli korban.

Jalani Sidang

Di hari yang sama, Tasrizal (23), kasus penganiayaan dan pencabulan juga disidangkan di Pengadilan Negeri Padang, Selasa (8/9). Dalam keterangannya, korban Putri mengaku dirinya dianiaya oleh pacarnya yang bernama Il, yang kini buron. Tasrizal juga ikut memukul kepalanya dengan martil.

Setelah dipukul, dia juga dibiarkan tergeletak di pinggir jalan hingga akhirnya diselamatkan Satpam. (cr9)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top