Menu

Bus Pariwisata Terbalik, Belasan Pelajar Terluka

  Dibaca : 1493 kali
Bus Pariwisata Terbalik, Belasan Pelajar Terluka
FOTO BERSAMA— Usai meresmikan Patung Rabab, Bupati Hendrajoni foto bersama.
IMG_20160524_153747

Mobil box yang terlibat laka beruntun dengan bus pariwisata di Kota Padang, kemarin. Belasan pelajar Ponpes SMP Cahaya Islam Payakumbuh terluka.

PADANG, METRO–Kegiatan karyawisata atau jalan-jalan Pondok Pesantren (Ponpes) SMP Cahaya Islam Payakumbuh berujung duka. Bus pariwisata yang membawa pelajar itu terlibat kecelakaan beruntun, yang melibatkan mobil box, mobil truk terjadi di Jalan Adinegoro (di depan Mdee Laundry), Kelurahan Batangkabung, Kecamatan Kototangah, Selasa (24/5) sekitar pukul 01.30 WIB.

Diduga kecelakaan itu terjadi akibat sopir mengantuk. Akibat peristiwa itu, sopir mobil box Irawandi (24), warga Suliki, Kabupaten Limapuluh Kota mengalami patah tulang pada bagian kaki. Sedangkan 12 penumpang bus pariwisata mengalami luka ringan.

Diantara siswa yang terluka adalah, Habib Irpan Irsuadi (15) punggung luka robek, Heru Hamza (15) kepala dan tangan luka robek, Admiral Yudistira (15) kepala luka robek. Kemudian, Sayid al Habib (15) kepala luka robek, Fauzi (15) kepala luka, Zina (15) luka lebam di mata kiri. Seluruh penumpang terluka  dibawa ke RSUP M Djamil Padang.

Sedangkan, beberapa siswa mengalami luka lecet yakni, Habib Alrapi (15), Fauzan Azima (15), Malpiardi (15), Agung Adriansyah, Khairul Habibi (15) dan Yori Aprianda, dibawa ke Klinik Tiara Anggrek, Kecamatan Kototangah.

Kecelakaan beruntun itu berawal ketika mobil box B 9740 ZI datang dari arah Simpang Kalumpang menuju Muaro Panjalinan. Setiba di lokasi kejadian, mobil box menabrak truk BA 9886 W yang sedang parki.

Setelah menabrak truk parkir, di saat bersamaan datang mobil bus pariwisata D 7000 MV yang membawa 17 siswa Ponpes SMP Cahaya Islam serta 4 guru dan dua anak guru, serta kernet.

Saat itu, mobil pariwisata langsung menabrak mobil box. Akibatnya mobil box tersebut mengalami rusak berat, dan bus pariwisata juga ringsek pada bagian depan. Warga sekitar yang mengetahui adanya kecelakaan langsung mendatangi lokasi.

Salah seorang saksi mata, M Sodiq (35), mengatakan saat kejadian ia tengah berada di depan rumahnya. Dan, saat itulah ia mendengar suara benturan keras. Rupanya suara itu berasal dari tiga kendaraan.

”Saya bersama warga lainnya langsung mendekati kecelakaan itu, dan membantu para korban untuk diecakuasi keluar dari mobil nya. Sopir mobil box mengalami luka parah dan langsung dilarikan, sementara belasan penumpang bus pariwisata itu mengalami luka ringan, seperti bengkak, dan luka lecet,” katanya.

Tak lama berselang, petugas kepolisian mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan, melakukan olah TKP dan mengatur lalu lintas untuk mengurai kemacetan. Setelah itu, ketiga mobil langsung diderek untuk dibawa ke kantor Unit Laka Lantas sebagai barang bukti.
Kepala Unit Laka Lantas Polresta Padang Iptu Sugeng Hariadi mengatakan, setelah mendapatkan informasi telah terjadi kecelakaan lalu lintas di lokasi tersebut, pihaknya langsung mendatangi lokasi dan mengamankan TKP.

”Di sana kita melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengurai kemacetan. Ketiga mobil itu telah dibawa ke Unit Laka Lantas sebagai barang bukti,” kata Sugeng.

Sugeng menambahkan, setelah dilakukan olah TKP, pihaknya menetapkan pengemudi mobil box sebagai tersangka, dan diduga penyebab kecelakaan ini sopir mobil box lost Control akibat mengantuk dan kelelahan.

”Korban 13 orang mengalami luka berat satu orang, dan 12 orang luka ringan, dengan kerugian material Rp15 juta. Kita mengimbau kepada masyarakat agar terus berhati-hati dan tertib dalam berlalu lintas agar tidak terjadi kecelakaan,” pungkasnya. (rg)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional