Close

Bus Masuk Jurang di Kelok 44, 8 Penumpang Luka-luka

JATUH— Bus Family Ceria jurusan Bukittinggi-Pasaman masuk jurang di tikungan ke-28 Kelok 44, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Selasa (28/5) sore. (reri rahman/posmetro)

AGAM, METRO – Kelok 44 kembali memakan korban. Kali ini bus Family Ceria jurusan Bukittinggi-Pasaman terjun bebas di kelok 28, Jorong III Kuwok, Nagari Matua Mudiak, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Selasa (28/5) siang sekitar 15.45 WIB.

Informasi yang diperoleh, diduga mobil yang dikendalikan sopir yang belum diketahui identitasnya melaju kencang dari arah Bukittinggi menuju Pasaman dengan muatan orang dan barang yang cukup berat.

Karena tidak sanggup menggendalikan, mobil tersebut langsung oleng dan terus masuk sawah milik masyarakat sekitar dan jungkir balik. Ke empat rodanya menghadap ke atas. Setelah itu beberapa penumpang terlihat histeris dan ketakutan.

“Beberapa orang lagi terlihat berusaha membantu penumpang lain yang masih berada di dalam bus. Tolong bantulah, telepon polisi nan lain bagai, tolong lah,” kata salah seorang perempuan tua yang merupakan penumpang bus tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, bus Family Ceria tersebut masih berada di lokasi. Untuk lalu lintas, di kedua jalur, baik dari dan akan ke Bukittinggi, terpantau sedikit tersendat.

Kanit Lakalantas Polres Agam Ipda Bermana Manda menuturkan, bus yang jatuh di kelok 28 adalah Bus Family Ceria bernopol BA 7747 DU. Seluruh penumpang sudah dievakuasi. Sedangkan bangkai bus yang terperosok ke dalam jurang sedalam 20 meter dilakukan esok hari.

Menurut data di lapangan, jumlah penumpang termasuk sopir dan kernet berjumlah 32 orang. Sementara korban luka 6 dirawat di Puskesmas dan 2 langsung dirujuk ke RSUD Achmad Muchtar Bukiittinggi.

Polisi mengungkapkan penyebab jatuhnya bus Bukittinggi-Pasaman itu ke jurang sedalam 20 meter karena terkait kelayakan armada. Selain itu, mobil sarat penumpang dan barang.

Bermana memerkirakan, muatan berlebih tersebut menjadi penyebab bus bermuatan 32 penumpang plus sopir dan kernet terjun ke jurang.

“Berdasarkan keterangan saksi, bus tidak bisa dibelokkan sebelum jatuh. Hilang kendali dan meluncur ke sawah, kemudian rebah,” ujarnya.

Saat ini, kata Bermana, sopir bus, Radi sudah diamankan. Selanjutnya, bangkai bus akan dievakuasi besok.

“Kita tidak punya alat. Kami akan koordinasi dengan Padangpariaman untuk mendatangkan mobil derek,” katanya. (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top