Menu

Buron, Napi Kabur Ditangkap Jual sabu

  Dibaca : 175 kali
Buron, Napi Kabur Ditangkap Jual sabu
NARAPIDANA— Polisi meringkus Ardiansyah, narapidana kabur dari Lapas kelas II B Pariaman.

PADANG, METRO – Sempat menjadi buronan selama dua tahun belakangan usai melarikan diri dari Lapas kelas II B Pariaman, seorang narapidana kasus narkoba ditangkap oleh Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) di depan Mushalla Darul Ulum, RT 04 RW 04, Kelurahan Sebrang Palinggam, Kecamatan Padang Selatan, Jumat (15/3) sekitar pukul 22.00 WIB.

Narapidana bernama Ardiansyah (38) itu ditangkap oleh petuagas bersama dengan teman perempuannya Tesya Putri Moga (25) yang sempat kabur dengan cara bersembunyi di dalam selokan. Pelaku diketahui berada di lokasi, baru saja melakukan transaksi narkoba. Dari penangkapan itu, petugas menyita 10paket sedang sabu dan 12 paket kecil sabu siap edar.

Kanit Opsnal Satres Narkoba Polresta Padang, Ipda Ori Friliansa Utama mengatakan ditangkapnya narapidana yang jadi buronan itu berawal saat pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di lokasi tersebut sering ada transaksi narkoba.

“Menindaklanjuti laporan itu, kita langsung melakukan penyelidikan dengan mendatangi lokasi. Saat kami melakukan pengecekan, kami menemukan tersangka melakukan transaksi narkoba di lokasi tersebut,” kata Ipda Ori.

Ipda Ori menjelaskan saat dibekuk, tersangka sedang berada di pinggir jalan bersama seorang teman perempuannya. Saat pihaknya melakukan penangkapan, pelaku tidak sempat melarikan diri, sementara teman perempuannya melarikan diri dan bersembunyi di dalam selokan.

“Pelaku kita amankan, tetapi teman perempuannya sempat melarikan diri dan kami melakukan pencarian, kami menemukannya di dalam sebuah selokan. Setelah mengamankan kedua pelaku, pihaknya langsung melakukan penggeledahan dan ditemukan sabu di dalam tas pelaku sebanyak 12 paket kecil dan 10 paket sedang,” ungkap Ipda Ori.

Ipda Ori menambahkan terungkapnya tersangka yang ternyata merupakan narapidana yang kabur sesuai dengan hasil pemeriksaan dan pengecekan. Tersangka sudah menjadi buronan sejak dua tahun belakangan setelah berhasil kabur dari dalam Lapas.

“Jadi tersangka ini narapidana yang sudah buron. Tersangka sebelumnya dihukum atas kasus penyalahgunaan narkotika juga. Untuk yang perempuan, kita masih dalam sejauh mana keterlibatannya dalam peredaran narkotika. Apakah terlibat atau tidak masih kita dalami,” ujar Ipda Ori.

Ipda Ori menambahkan pihaknya juga akan mendalami darimana sabu yang dijual tersangka tersebut. Saat ini pihaknya masih terus melakukan pemeriksaan secara intensif agar jaringannya bisa diungkap.

“Pelaku akan diancam dengan pasal 112 Jo 114 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati,” pungkasnya. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional