Menu

Bupati Tanam Padi Bersama Gubernur

  Dibaca : 100 kali
Bupati Tanam Padi Bersama Gubernur
TANAM PADI SERENTAK— Bupati Padangpariaman Ali Mukhni bersama dengan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno sebelum melakukan kegiatan penanaman padi serentak.

PDGPARIAMAN, METRO
Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni, kemarin, bersama Gubernur Sumatera Barat H Irwan Prayitno melakukan penanaman padi serentak di Nagari Punggung Kasiak, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padangpariaman. Penanaman padi seluas 422 hektare dengan varietas padi putih papanai.

Saat itu bupati dan gubenur didampingi Direktur Perbenihan, Kadis Pertanian Provinsi Sumbar, Forkompinda, Kadis Pertanian Kabupoaten Padangariaman, camat Lubuk Alung serta wali nagari se-Kecamatan Lubuk Alung.

Bupati Padangpariaman  H Ali Mukhni menyatakan Nagari Pungguang Kasiak Lubuk Aluang, Kecamatan Lubuak Aluang  sebelumnya hingga kini terus fokus membenahi sejumlah infrastruktur pertanian di nagari sentra pertanian padi di Kabupaten Padangpariaman ini.

”Nagari tersebut komitmen dalam memberdayakan sektor pertanian dengan dibangunnya sejumlah jalan usaha tani, memanfaatkan dana atau anggaran nagari yang ada. Seperti halnya pembukaan dan pengerasan sejumlah ruas jalan usaha tani yang ada di Nagari Pungguang Kasiak,” ujarnya.

Ke depan, ke depan para petani di Nagari Pungguang Kasiak juga diharapkan bisa lebih diberdayakan lagi, termasuk diantaranya melalui program Mina Padi. “Karena potensi lahan atau pun ketersediaan air di daerah ini pada dasarnya sangat menjanjikan untuk itu. Tinggal lagi ke depannya kita berharap para petani di daerah ini bisa dibimbing sedemikian rupa, termasuk nantinya agar dibantu dengan berbagai jenis bibit ikan atau sapi,” ujarnya.

Apalagi nagari ini di samping kaya dengan potensi pertanian, lokasi Nagari Pungguang Kasuak selama ini juga terbilang sangat strategis. Buktinya, sejumlah ruas jalan yang ada di Nagari Pungguang Kasiak selama ini kerap dimanfaatkan pengendara sebagai jalan alternatif menuju kawasan Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Katapiang.
Khususnya ruas jalan Pungguang Kasiak Marantiah-Aia Tajun-Katapiang.

”Jika jalan ini bisa dikembangkan sedemikian rupa, maka tidak tertutup kemungkinan ke depannya akan bisa berkembang menjadi jalan alternatif utama menuju BIM. Karena jarak tempuhnya bisa lebih irit sekitar 30 menit dibanding melewati jalur biasa,” terangnya. (efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

IKLAN

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional