Close

Bupati Tanah Datar Sampaikan Nota Penjelasan APBD

DISKUSI—Pimpinan DPRD bersama bupati melakukan diskusi jelang sidang paripurna.

TANAHDATAR, METRO–Dewan Perwakilan Rak­yat Daerah (DPRD) Tanah Datar menggelar Rapat Paripurna tentang Nota Penjelasan Bupati Terha­dap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tanah Datar Tahun 2022.

Sidang langsung dipimpin Ketua Rony Mulyadi Dt. Bungsu didampingi Wa­kil Ketua Anton Yondra dan Saidani dan turut dihadiri Bupati Tanah Datar Eka Putra, Kamis (11/11) di ruang sidang DPRD di Paga­ruyung.

Bupati Eka Putra dalam penyampaian meng­ung­kapkan, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mengajukan anggaran pendapatan daerah pada Ranperda APBD 2022 sebesar Rp­973,105 miliar kepada DP­RD setempat dalam rapat paripurna, Kamis 11 November 2021.

“Untuk pencapaian dan peningkatan pendapatan daerah, pemerintah dae­rah terus berupaya melaksanakan intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan asli daerah,” kata Eka.

Bupati Eka menyebutkan pengajuan pendapatan daerah sebesar Rp­973,105 miliar terdiri dari pendapatan asli daerah dianggarkan sebesar Rp­106,928 miliar. “Pengajuan pendapatan daerahterdiri dari pajak daerah Rp19,707 miliar, retribusi daerah Rp6,787 miliar, hasil pe­ngelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp13,53 miliar, dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah Rp66,903 miliar,” sampai­nya.

Selanjutnya, pendapatan transfer dianggarkan sebesar Rp819,192 miliar yang terdiri dari pendapatan transfers pemerintah pusat sebesar Rp770,078 miliar dan pendapatan transfer antar daerah se­besar Rp49,114 miliar.

Kemudian untuk dana bagi hasil sebesar Rp11,722 miliar, dana alokasi umum (DAU) Rp637,174 miliar, dan dana desa sebesar Rp71,18 miliar.

Eka menyampaikan un­­tuk dana lain-lain pendapatan daerah yang sah dianggarkan sebesar Rp­46,984 miliar yang terdiri dari pendapatan hibah Rp­4,29 miliar, dan dana BOS Rp42,694 miliar.

Ia menyampaikan untuk anggaran belanja pada Ranperda APBD 2022 sebesar Rp1,09 triliun yang terdiri dari belanja operasi Rp844,909 miliar, belanja modal Rp70,579 miliar, belanja tidak terduga Rp­19,787 miliar, dan belanja transfer Rp155,094 miliar.

“Kebijakan pembangu­nan daerah tahun 2022 mengedepankan pening­katan kesejahteraan ma­syarakat melalui pengamalan nilai-nilai agama, a­dat, budaya dan pembangunan ekonomi yang dilandasi tata kelola pemerintahan yang baik,” tukas Eka.

Sementara itu, Ketua DPRD Tanah Datar Rony Mulyadi mengatakan pembahasan Ranperda APBD 2022 ditargetkan rampung pada akhir November 2021. Sidang paripurna dewan juga dihadiri 22 anggota dewan, Forkopimda, Sekda Iqbal Ramadi Payana, Sekwan Elizar, pimpinan OPD, dan Camat. (ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top