Menu

Bupati Sutan Riska Terpilih jadi Ketum APKASI Secara Aklamasi, “Dari Daerah, Kita Bergerak untuk Indonesia”

  Dibaca : 145 kali
Bupati Sutan Riska Terpilih jadi Ketum APKASI Secara Aklamasi, “Dari Daerah, Kita Bergerak untuk Indonesia”
Bupati Sutan Riska menerima Pataka dari Mendagri, Tito Karnavian setelah dikukuhkan sebagai Ketua Umum APKASI Periode 2021-2026.

GENAP satu bulan setelah dilantik menjadi Bupati Dharmasraya, 26 Februari 2021 lalu, kali ini Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan dikukuhkan sebagai Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Seluruh Kabupaten Indonesia (APKASI) periode 2021-2026. Bupati Dharmasraya dua periode ini menggantikan posisi Mantan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Bupati Sutan Riska didapuk menjadi Ketum APKASI secara aklamasi dalam musyawarah nasional (Munas) V APKASI yang dilaksanakan di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Jumat (26/3).

Terpilihnya Sutan Riska secara aklamasi berdasarkan aturan AD/ART organisasi karena hanya ada satu calon ketua umum yang mendaftar selama proses penjaringan sejak kegiatan Pra Munas, 18 Maret 2021 hingga pelaksanaan Munas.

“Dengan ini pimpinan sidang menetapkan Sutan Riska Tuanku Kerajaan sebagai ketua umum,” ujar Ketua Sidang Munas V Bupati Tanggerang, Ahmed Zaki Iskandar.

Diketahui, APKASI merupakan gabungan seluruh pemerintah kabupaten di Indonesia, termasuk kabupaten yang baru dimekarkan secara otomatis menjadi anggota Apkasi. Saat ini, 416 pemerintah kabupaten di Indonesia dan aktif di organisasi Apkasi yang dipimpin oleh Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan periode 2021-2026.

Apkasi bertugas bagai wadah pemerintah kabupaten, Apkasi memiliki tugas-tugas penting yang bertujuan meningkatkan peran otonomi daerah di tingkat kabupaten berjalan baik, memiliki semangat kuat dalam membangun daerahnya dan sebagai mitra strategis antara pemerintah pusat dengan pemerintah kabupaten. Tugas-tugas Apkasi diantaranya memasilitasi kepentingan pemerintah kabupaten dalam penyelenggaraan pemerintahan di daerah sesuai hakekat otonomi daerah.

Sesuai dasar pembentukannya pada tahun 2000, Apkasi memiliki tugas pokok sebagai penyedia Advokasi, Mediasi dan Fasilitasi bagi pemerintah kabupaten dengan pemerintah pusat dan instansi lainnya sesuai hakekat otonomi daerah.

Dalam pidato sebagai Ketua Umum APKASI terpilih, Sutan Riska menyampaikan, keinginannya bersama APKASI membangun sinergi antara pemerintah kabupaten dengan pemerintah pusat dan provinsi dengan semangat keberagaman budaya, dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi pada masa dan paska pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah Munas V APKASI dapat berjalan lancar. Terima kasih kepada Yang Terhormat Presiden Jokowi atas segala dukungannya terhadap acara ini dari awal hingga suksesnya forum tertinggi APKASI digelar,” ujarnya dalam pidato sebagai ketua umum terpilih di sela-sela Munas APKASI.

Sutan Riska menyebutkan, sesuai amanat Presiden Jokowi, untuk kesuksesan pembangunan kabupaten dan koneksi antar daerah, ada berbagai program yang dapat dilakukan, terutama memastikan konsolidasi anggaran di pemerintahan agar dapat dipergunakan semaksimal mungkin.

Ia mengatakan, pemkab juga mesti melakukan perencanaan yang matang. Hal ini sejalan dengan rencana APKASI membangun cetak biru pembangunan kabupaten yang memetakan permasalahan dan potensi agar perencanaan pembangunan matang terlaksana.

“Kita juga akan fokus dalam penanganan pandemi Covid-19 yang belum berakhir, dengan memperkuat testing, tracing dan treatment. Dan yang juga amat penting adalah, mempercepat program vaksinasi di seluruh kabupaten di Indonesia,” ujar Sutan Riska.

Sutan Riska menegaskan, percepatan pemulihan ekonomi juga mesti menjadi prioritas pemkab, dengan program padat karya dan UMKM. “Dan juga yang menjadi kunci utama dalam percepatan pemulihan ekonomi adalah memberikan pelayanan yang baik dan mudah untuk investasi dan ekspor,” ujar Sutan Riska.

Sutan Riska mengatakan, akan melanjutkan program-program APKASI yang telah dijalankan Mardani H Maming dan Abdullah Azwar Anas. Mereka telah membangun legacy yang baik bagi APKASI melalui relasi kerjasama antara pemerintah pusat dan kabupaten.

“Atas berbagai sumbangsih beliau berdua itu, saya berharap dapat terus menyapa Pak Mardani dan Pak Abdullah di tengah kesibukannya untuk terus berdiskusi tentang masa depan pemerintahan kabupaten di seluruh Indonesia,” kata Sutan Riska.

Sutan Riska juga mengucapkan terimakasih kepada bupati se Indonesia dan semua pihak yang telah berpartisispasi dalam munas V Apkasi tersebut.

“Terimakasih sebesar besarnya kepada semua bupati dan pihak yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan Munas kemarin. Mohon doa dan dukungan agar APKASI bisa membawa keseimbangan. Jika semua Pemkab berhasil memajukan daerah masing-masing, maka Indonesia akan maju. Dari daerah, kita bergerak untuk Indonesia,” kata Sutan Riska.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sambutan pembukaan Munas Apkasi, meminta seluruh bupati untuk mengawal program vaksinasi Covid-19 yang saat ini sedang berlangsung di berbagai daerah. Pemerintah kabupaten wajib mendahulukan masyarakat yang mobilitas dan interaksinya tinggi, seperti pedagang pasar dan terminal.

“Program vaksinasi dikawal dan pelaksanaannya dimonitor,” kata Presiden Jokowi pada pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (26/3).

Munas V Apkasi 2021 yang mengusung tema “Penguatan Kapasitas Daerah dalam rangka Percepatan Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi Covid-19 Melalui Kolaborasi Pusat, Daerah dan Swasta dengan Dukungan Kebijakan yang Berpihak,” dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Presiden Jokowi mengatakan, pengecekan dilakukannya hingga berbagai daerah, baru di Jakarta, Bali, Kalimantan, Maluku Utara hingga Maluku Tengah untuk memastikan bahwa vaksinasi berjalan sesuai program yang dicanangkan pemerintah. Munas V Apkasi secara hybrid, Jumat (26/3).

“Kenapa saya cek sampai di Maluku Utara dan Maluku Tengah, untuk memastikan bahwa daerah tidak terlambat melakukan vaksinasi,” katanya.

Ia mengatakan, bupati juga harus memastikan bahwa proses vaksinasi sesuai yang ditetapkan pemerintah. Selain itu, pemerintah daerah harus mempersiapkan vaksinator dengan baik dan target di setiap kabupaten harus diketahui secara pasti. “Siapkan vaksinator dengan baik. Target di setiap kabupaten harus tahu, dan harus mengerti betul,” kata Jokowi. (gus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional