Close

Bupati Suhatri Bur Tegaskan, Tidak Ada Calon Walnag, yang Diistimewakan

SAMBUTAN—Bupati Padangpariaman Suhatri Bur saat memberikan sambutan pada rakor panitia Pilwana.

PDG.PARIAMAN, METRO–Bupati Padangpariaman Suhatri Bur menyatakan dalam pelaksanaan pemilihan Walinagari serentak 29 nagari di Kabupaten Padangpariaman tidak ada calon yang dianak emaskan. “Artinya, kita  Pemkab Padangpariaman dalam pelaksanaan pilwana badunsanak 31 oktober ti­dak ada yang dianak emas­­kan,” kata Bupati Pa­dang­pariaman Suhatri Bur saat rakor panitia pilwana, kemarin.

Katanya, pesta demo­krasi di tingkat nagari se Ka­bupaten Padangpariaman akan dihelat pada hari minggu 31 oktober 2021, disambut cukup antusias oleh masyarakat nagari.

“Pemilihan serentak tersebut di ikuti 29 Nagari se-Kabupaten Padangpariaman, sekarang ini sudah menjadi viral  dibicarakan masyarakat banyak,” ujarnya.

Dikatakan, pemilihan Wali Nagari yang mengadopsi serta mencontoh  pemilihan umum kepala daerah ini diharapkan akan dapat berjalan damai tanpa keributan. Sehingga jargon pilwana badunsanak perlu di kedepankan dan kampanyekan kepada seluruh masyarakat nagari.  “Tujuan dari diadakannya pilwana ini yakninya untuk mencari pemimpin yang baik, dan mengayomi ma­sya­rakat, tidak ada intervensi dari pihak manapun dan kalangan manapun,” ujarnya.

Suhatri Bur mengatakan tahapan Pemilihan Wa­li Nagari Yang nantinya akan dilaksanakan pada 31 Oktober 2021 tersebut telah melalui berbagai proses dari seleksi panitia di tingkat Nagari hingga  yang dilakukan panitia tingkat kabupaten, dan tidak ada satupun intervensi dalam pemilihan ini.

“Berbagai proses telah dilalui dalam Pemilihan Wali Nagari serentak Kedua  ini diantaranya penerimaan berkas, administrasi, uji kompetensi yang dilakukan panitia tingkat kabupaten, dan tidak ada satupun intervensi dalam pemilihan ini,” ujarnya.

Ia menambahkan hal tersebut bukan hanya cerita belaka dan bisa dibuktikan dari penilaian yang telah dilakukan secara nyata berdasarkan pengalaman dalam nagari bersangkutan. Disamping itu pendidikan calon walinagari, seleksi umur juga dilakukan berdasarkan aturan yang ada, uji kompetensi tertulis juga sudah dilakukan oleh team akademisi universitas terbaik, hasilnya sudah dipercaya dan tidak bisa dirubah.

“Tujuan dari diadakannya pilwana ini yakninya untuk mencari pemimpin yang baik, dan mengayomi masyarakat tidak ada intervensi dari pihak mana­pun dan kalangan ma­na­pun. Dan juga diharapkan agar selama pelaksanaan pilwana ini tidak ada money politik sehingga semua calon wali nagari yang terpilih menjadi wali nagari memang betul berasal dari suara masyarakat dan me­mang berdasarkan dari ha­sil suara yang diberikan oleh masyarakat nagari ter­sebut, tidak ada yang di­anak emaskan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Suhatri Bur berpesan kepada semua wali nagari yang terpilih agar dapat menjalankan semua program yang telah direncanakan sehingga tidak hanya sekedar memberikan harapan kepada masyarakat saat kampa­nye saja, dan semoga wali nagari yang terpilih nanti dapat mengayomi mas­yarakat, menjalankan roda pemerintahan di Nagari dengan baik serta dapat menjadikan nagari yang dipimpin dapat menjadi lebih baik lagi, juga tidak lupa agar dapat menciptakan inovasi-inovasi untuk kemajuan daerah Kabupaten Padangpariaman kedepannya.

Suhatri Bur tidak lupa mengingatkan  tentang peran Nagari dan Kecamatan dalam mensukseskan pelaksanaan kegiatan vaksinasi di seluruh Puskesmas se Kabupaten Padang Pariaman. “Untuk mempercepat vaksinasi masyarakat, saya mengharapkan peran aktif dari Nagari dan kecamatan untuk terus menggiatkan dan mensukseskan pelaksanaan kegiatan vaksinasi di 25 Puskesmas yang ada, vaksinasi itu halal dan vaksin itu tidak sakit,” ujar Bupati.

Lebih lanjut Bupati menambahkan bekerjasama dengan kapolres dan dandim juga melaksanakan Vaksin Door to Door tidak hanya kesekolah-sekolah dan puskesmas saja. “Kemarin kita sudah mencapai persentase 16 %, setiap hari menggelar gerai vaksin di 25 puskesmas yang mana ditargetkan mencapai 2.000 vaksin perhari dan insyaallah akan melanjutkan kegiatan vaksinasi tersebut dengan pemberian doorprise kepada yang beruntung, untuk itu saya mengajak masya­ra­kat untuk ikut divaksin,” tu­tup­nya

Di sisi lain Kepala Dinas Pemberdayaan Masya­ra­kat dan Desa Erman me­nga­takan tujuan diadakannya rapat ini yakninya da­lam rangka memastikan per­siapan pelaksanaan pe­mungutan suara pemilihan wali nagari serentak tahun 2021 telah sesuai dengan ketentuan dan ta­ha­pan-tahapan pilwana, menyamakan persepsi sta­ke­holder terkait dalam per­siapan teknis dan koor­di­nasi serta sinergi pemerintah daerah dengan For­kopim­da serta pemerintah nagari.

Rapat Koordinasi Persiapan pemungutan suara pemilihan wali nagari serentak tahun 2021 Se-Kabupaten Padang Pariaman tersebut turut hadir Kepala Kejaksaan Negeri Pariaman, Dandim 0308 Pariaman, Kapolres Pariaman, Kapolres Padang­paria­man,­­ Asisten I, Kepala OPD Se-Kabupaten Padangpariaman, Bamus, Panitia Pilwana Badunsanak dan undangan lainnya.(efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top