Close

Bupati Sijunjung Hadiri Halal bi Halal di Dispertan, Jangan ada Jarak antara Masyarakat dengan Pemkab

HALAL BI HALAL—Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir makan bersama saat menghadiri halal bi halal di Dinas Pertanian Sijunjung.

SIJUNJUNG, METRO–Pertanian merupakan program unggulan Pem­kab Sijunjung. Dengan pertanian bisa mendong­krak peningkatan ekonomi masyarakat karena dominasi masyarakat adalah pertanian.

Dinas Pertanian (Dispertan) ke depan bisa menyampaikan program unggulan agar secara signifikan perubahan pertanian masyarakat semakin berkembang.

Hal tersebut disampaikan Bupati Benny Dwifa Yuswir didampingi Wakil Bupati Sijunjung Iraddatillah yang dihadiri Plt Kadis Pangan dan Perikanan Arwilson pada halal bi halal di depan halaman Dispertan Sijunjung, Rabu (11/5).

Dikatakan Benny, halal bi halal ini tidak me­ngu­rangi esensi dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masya­rakat. Sebab tugas pokok dan fungsi Dispertan serta program Pemerintah rasanya tidak ada yang kurang. Sekarang hanya tinggal bagaimana cara memaksimalkan program yang telah ada.

“Ketika kami dan Wa­bup Iraddatillah turun ke lapangan masih ada yang bertanya, Pak kami Nio bantuan Alsintan. Dima kami bisa dapekan Pak? Ternyata masih ada ma­syarakat kita yang belum menerima informasi terkait bagaimana cara mem­peroleh akses ke Dinas Pertanian. Padahal kita punya penyuluh pertanian di setiap jorong yang ada. Tapi kami yakin Bapak Ibuk sudah berusaha bekerja dengan maksimal hanya saja perlu di tingkatkan ke depan,” ujar Benny.

Karena itu menurut Benny mari dijalin silaturahmi dan komunikasi yang baik untuk peningkatan pembangunan. “Karena kita itu satu tim tidak ada jarak antara Bapak Ibuk dengan kami. Sebagai Bupati dan Wabup, kalau Kadis tidak ada kami siap untuk meluangkan waktu bagi Bapak Ibuk,” kta Benny.

Bupati juga meminta agar jangan ada jarak di antara masyarakat yang akhirnya menimbulkan kesalahan informasi dan komunikasi. Ini juga akan berdampak buruk karena yang dirugikan secara tidak langsung adalah masyarakat.

“Karena itu adalah momen yang tepat halal bi halal ini diselenggarakan untuk saling maaf memaafkan. Apalagi kita sudah melakukan ibadah puasa di bulan Rama­dhan. Tentu akan lebih sempurna terasa. Kita seperti bayi baru dilahirkan bersih tanpa dosa,” tegas Benny.

Kadis Pertanian Ronaldi menyampaikan, halal bi halal yang diselenggarakan merupakan wujud syu­kur kepada Allah SWT atas limpahan rahmat dan kurnianya. “Alhamdulilah satu bulan penuh kita berpuasa dan diberi kesehatan sehingga kita dapat menjalani ibadah dengan baik. Kita berdoa dan berharap semoga ibadah yang kita lakukan selama bulan Ramadhan diterima oleh Allah SWT,” ujar Ronaldi.

”Pelaksanaan kegiatan untuk tahun 2022 ada 24 paket pekerjaan. Untuk dana APBN di antaranya bantuan bibit pengemba­ngan padi hibrida seluas 1.000 hektar, bantuan bibit jagung untuk 100 hektar dan bibit cabai 20 hektar,” ujarnya.

Kemudian dari APBD Provinsi yakni bantuan bibit rampai sirandah se­besar 27 ton yang akan dikembangkan karena ram­pai sirandah merupakan varitas unggul, pe­ngembangan jagung seluas 11 hektare, manggis 54 hektare, alpokat 22 hektare dan cabai 6 hektare.

Sedangkan APBD Ka­bupaten, padi seluas 551 hektare , jagung 20 hektare, cabai 3 hektare, durian 18,7 hektare, manggis 67 hektare , pengadaan alsintan sebanyak 53 unit. Sedangkan untuk bidang perkebunan perluasan areal karet dengan target 30 hektar, peremajaan karet juga 30 hektar, peremajan sawit 1.000 hektar dan pengadaan ternak sapi dengan target 12 kelompok tani. (*/ndo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top