Menu

Bupati Sijunjung Gelar Pasukan Siaga Satgas Covid-19

  Dibaca : 91 kali
Bupati Sijunjung Gelar Pasukan Siaga Satgas Covid-19
GELAR PASUKAN—Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir menggelar apel gelar pasukan Satgas Penanganan Covid-19 dalam penerapan PPKM Mikro.

SIJUNJUNG, METRO–Gelar pasukan dan sia­ga Satgas Penanganan Covid- 19 dilakukan Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, kemarin. Hadir dalam gelaran itu unsur Forkopimda, Wakil Bupati, Sekda, Staf Ahli dan Asis­ten dan anggota Satuan Tugas Penanganan Covid-19 se -Kabupaten Sijun­jung. “Terima kasih ke­pada seluruh pihak yang terlibat dalam mem­fa­silitasi pelaksanaan kegia­tan ini. Terutama bapak dan ibu yang tergabung dalam Satuan Tugas Pe­nanganan Covid-19 Kabu­paten Sijunjung,” kata Benny

Benny menyebutkan, perlu diketahui dan mema­hami bahwa saat ini di seluruh dunia, termasuk Indonesia sedang dilanda wabah Covid-19. Pada be­be­rapa daerah kabupaten dan kota serangan virus ini sudah sangat meng­khawatirkan karena sudah banyak masyarakatnya yang meninggal dunia. Sehingga, korban terus berjatuhan, ruangan iso­lasi untuk perawatan pa­sien covid sudah penuh sesak.

Pihak rumah sakit su­dah kewalahan melayani pasien Covid-19 yang ber­tambah terus, juga keter­batasan peralatan medis seperti ventilator, ca­da­ngan oksigen dan juga kekurangan tenaga medis. “Menyikapi permasalahan tersebut Pemerintah RI melalui Mendagri  tanggal 5 Juli 2021 telah me­nge­luarkan Instruksi Men­dagri No. 17 /2021 tentang perpanjangan PPKM Be­r­basis Mikro dan Mengop­timalkan Posko Pena­nga­nan Covid-19 Ditingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian penye­baran Covid-19,” jelas Benny.

Mulai tanggal 6 s/d 20 Juli 2021 (Nagari di Kabu­paten Sijunjung) Kepada se­luruh Gubernur/Bupati dan Wali­kota seluruh In­done­sia di­minta untuk me­ngawasi pelaksanaan PP­KM ber­basis mikro diwila­yah ker­janya masing-ma­sing.

Maka Benny meminta kepada masyarakat harus diberikan sosialisasi ten­tang PPKM Mikro, bagai­mana melaksanakan pro­tokol  kesehatan secara ketat pada setiap sektor (pendidikan, agama, eko­nomi, pariwisata dan so­sial budaya), bagi yang melanggar harus dibe­rikan sanksi yang tegas sesuai dengan peraturan perundang-undangan se­hingga mereka menjadi jera dan menjadikan pro­tokol kesehatan sebagai budaya dimasa vandemi.

“Pemkab Sijunjung de­ngan dukungan instansi vertikal dan OPD terkait telah melakukan berbagai upaya untuk pencegahan dan pengendalian penye­baran Covid-19 ini, mulai dari sosialisasi, penin­dakan bagi yang melang­gar Protokol Kesehatan, pemberian vaksinasi,” ujar Benny. (*/ndo)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional