Close

Bupati Padangpariaman Hadiri Pengukuhan Gelar Tuangku

Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin, menghadiri acara pengukuhan gelar tuanku dan ustadzah serta pemberian ijazah lulusan Aliyah, Tsanawiyah dan wisuda Tahfidz di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Korong Padang Bungo Nagar, Kecamatan Enam Lingkuang.

PADANGPARIAMAN, METRO–Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin, menghadiri acara pengukuhan gelar tuanku dan ustadzah serta pemberian ijazah lulusan Aliyah, Tsanawiyah dan wisuda Tahfidz di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Korong Padang Bungo Nagar,  Kecamatan Enam Lingkuang.

Kepala Kantor Kemenag Padangpariaman mellaui Kasubag TU  Epi Mayardi menyatakan bahwa saat ini pondok pesantren menempati posisi yang sangat strategis, karena pemerintah memberikan perhatian penuh dan fokus kepada pondok pesantren.

Pemerintah pusat meyakini bahwa Pondok Pe­santren dapat menjadi penggerak ekonomi ma­syarakat khususnya para santrinya. Untuk itu, pemerintah melalui kementerian terkait memberikan bantuan stimulan dan program peningkatan ke­mandirian kepada seluruh pondok pesantren yang ada di seluruh Indonesia.

Sementara Bupati Padangpariaman Suhatri Bur mengucapkan selamat kepada para tuangku dan Ustadzah yang dikukuhkan. Semoga dapat me­lanjutkan perjuangan para pendiri pondok pe­santren, untuk mengembangkan dan menyebarkan ilmu yang diperoleh selama belajar di pondok pesantren.

“Acara pengukuhan gelar tuanku hari ini, bukanlah akhir dari perjuangan para santri untuk menimba ilmu agama, melainkan merupakan awal untuk lebih memperdalam lagi pengetahuan dan ilmu agamanya dimanapun ia berada.

Selanjutnya ia  menyampaikan ilmu yang diterima akan disampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat dalam menegakkan dan mensyiarkan agama Islam yang berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah.

Dikatakan Bupati, bahwa Pemerintah Kabupaten Padangpariaman juga memfokuskan pembangunan sumberdaya manusia melalui bantuan pengembangan pondok pesantren serta sarana dan prasarana yang dibutuhkan.

“Terkait belum adanya asrama putri di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Gadur, Bupati Suhatri Bur akan mengalokasikan dana pembangunan asrama dalam APBD 2023. Karena saat ini APBD 2022 sudah final dan ditetapkan penggunaannya, kalau dana mencukupi, bisa ditampung pada APBD perubahan tahun 2022,” ujar Suhatri Bur.

Diketahui, Pondok Pesantren Nurul Yaqin yang didirikan oleh Syekh. H. Ali Imran Hasan (almarhum) di Korong Ringan-ringan Nagari Pakandangan, sudah memiliki 24 cabang yang tersebar di berbagai Nagari dan di luar Kabupaten Padangpariaman. Saat ini Pondok Pesantren Nurul Yaqin Gadur dipimpin oleh Buya Husni Thamrin Tk. Labai Samad.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana Aprinal Tk. Khatib Tanameh melaporkan jumlah santri dan santriwati pada Pondok Pesantren Nurul Yaqin sebanyak 95 orang, yang dikukuhkan pada hari ini adalah sebanyak 5 orang Tuanku dan 1 ustadzah setingkat Aliyah. Sementara katanya, untuk lulusan Tsanawiyah yang menerima Ijazah sebanyak 16 o­rang dan wisuda Tahfidz sebanyak 10 orang. (efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top