Menu

Bupati Limapuluh Kota Ingatkan Petani, ”Jangan Terima Pupuk dan Bibit tak Berkualitas”

  Dibaca : 90 kali
Bupati Limapuluh Kota Ingatkan Petani, ”Jangan Terima Pupuk dan Bibit tak Berkualitas”
DIALOG— Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuak Bandaro Rajo dialog dengan petani saat panen perdana Jagung Keltan Perintis di Jorong Kubang Tungkek, Kecamatan Guguak.

LIMAPULUH KOTA, METRO–Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuak Ban­daro Rajo lakukan panen perdana Jagung Kelom­pok Tani Perintis di Jorong Kubang Tungkek, Keca­matan Guguak, Kabu­pa­ten Limapuluh Kota, Su­matera Barat (Sumbar), akhir pekan kemarin.

Dikatakan Bupati, per­tanian merupakan salah­satu sektor unggulan yang menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota saat ini. Hal ini merupakan upaya Pemkab untuk meng­gen­jot pertumbuhan ekonomi di tengah-tengah masa pandemi Covid-19.

“Pandemi virus corona berdampak serius ter­ha­dap fluktuasi pere­kono­mian masyarakat. Namun sektor pertanian kami lihat mampu menghadapi teka­nan itu,” kata Bupati di­hadapan puluhan ang­gota kelompok Tani Perin­tis Jorong Kubang Tung­kek.

Dijelaskan Bupati, pe­ngem­bangan ekonomi khu­sunya untuk Kabu­pa­ten Limapuluh Kota ti­dak saja terfokus kepada satu sektor saja. Namun juga kepada sektor perta­nian dan per­kebunan yang men­jadi pro­duk kebutu­han pokok ma­syarakat pada umumnya. Untuk itu dirinya meng­himbau ke­pada dinas ter­kait agar lebih intens dan berke­sinam­bungan untuk me­lakukan pendampingan kepada setiap kelompok tani masyarakat yang ada. Termasuk pemberian p­upuk dan bibit berkualitas baik kepada masyarakat petani di Kabupaten Lima­puluh Kota.

“Pertanian merupakan basis kuat ekonomi. Kami meminta dinas terkait ker­jasama dan kontribusi nya untuk para petani kita. Keluhan sudah kami de­ngar langsung terkait pu­puk dan bibit berkualitas. Kapan perlu lakukan ke­giatan untuk memberikan bimtek inovasi teknologi untuk petani,” sebutnya.

Sementara itu, Koor­dinator penyuluh per­ta­nian Kecamatan Guguak Arifah Rahmi menyebut­kan, penurunan hasil pro­duksi dirasakan petani jagung adalah adanya serangan hama dan pe­nyakit yang jika tidak di­ken­dalikan dengan benar akan menyebabkan keru­gian yang cukup besar. Namun untuk Keltan Pe­rintis dengan 7 kilogram bibit mampu meng­hasil­kan 3,5 Ton jagung.

“Sebagai penyuluh per­­­tanian, hal-hal yang ber­kaitan dengan sektor ini kami akan terus beru­paya maksimal untuk hasil pro­duksi pertanian dan kese­jahteraan petani. Mem­­­­berikan edukasi dan bim­bingan, termasuk ke­pa­da pengendalian hama yang berdampak buruk kepada hasil,” tutup Koor­dinator Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Gu­guak.

Selain Bupati Lima­pu­luh Kota Safaruddin Datuak Bandaro Rajo, hadir pada panen raya itu Ketua DPD Partai Golkar Limapuluh Kota Doni Ikh­las, Anggota komisi 1 DP­RD Limapuluh Kota Satria Veri dan tokoh masya­rakat. (uus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional