Menu

Bupati Hamsuardi Hadiri Rapat TIMPORA Tingkat Kabupaten Pasbar

  Dibaca : 56 kali
Bupati Hamsuardi Hadiri Rapat TIMPORA Tingkat Kabupaten Pasbar
Bupati Pasbar, H. Hamsuardi.

PASBAR,METRO–Untuk membatasi masuknya orang asing ke wilayah Indonesia di masa pandemi Covid 19, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Agam adakan Rapat Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) tingkat Kabupa­ten Pasaman Barat, (Pasbar) Kamis (9/9) di aula Hotel Gucci Simpang Empat.

Rapat dihadiri langsung oleh Bupati Pasbar, H. Ham­suardi dan dibuka secara resmi oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Setia Bakti.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menjaga agar tetap terpeliharanya stabi­litas nasional dari dampak negatif perlintasan masuk dan keluar orang asing antar negara.

 Hamsuardi mengatakan bahwa pihaknya  telah melakukan pengawasan terhadap orang asing yang memasuki wilayah Pasbar. “Untuk itu, kita berharap sinergi camat, wali nagari, jorong dan semua unsur yang terlibat untuk terus ditingkatkan,”kata Hamsuardi.

Di samping itu, Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Setia Bakti dalam sambutannya mengatakan, semua bidang di Kementerian Hukum, khususnya Kanwil Hukum dan HAM Pemerintah Daerah Pasbar selalu melakukan sinergitas serta mengadakan komunikasi penyuluhan hukum. “Komitmen pemda pasbar mendukung sepenuhnya terhadap pe­ngawasan perilaku serta arus orang asing yang memasuki perbatasan,” ujar Setia Bakti.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Agam Qriz Pratama mengatakan akan men­dukung Pemda Pasbar dalam pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masya­rakat (PPKM). Terkait pe­nanganan penyebaran Co­vid 19 yang berasal dari luar Indonesia, Ia menginginkan perlu diadakan upaya pembatasan masuknya orang asing ke wilayah Indonesia tak ter­kecuali di Kabupaten Pasbar.

Qriz juga menjelaskan bahwa Timpora memiliki beberapa tugas diantara­nya, yakni melaksanakan koordinasi pengawasan orang asing, menjalin kerjasama antar instansi, ra­pat secara berkala, memberikan data informasi keberadaan orang asing, dan memberikan dukungan pe­ngawasan orang asing me­lalui operasi gabungan di wilayah Kabupaten Pasbar.

Sementara itu Kabid Inteligen dan Penindakan Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Sumbar Hen­diartono dalam pemaparannya mengenalkan aplikasi pelapor orang asing (APOA) oleh Direkto­rat Jendral Imigrasi. Ia me­nyebutkan, Aplikasi ter­sebut dapat diunduh di Playstore yang ada pada masing-masing Ponsel. “Aplikasi ini merupakan aplikasi yang digunakan untuk melaporkan kebera­daan orang asing yang berada di wilayah Indonesia pada saat mereka menginap ditempat penginapan, atau bekerja di suatu perusahaan. Selain itu juga untuk melaporkan kebera­daan orang asing, dan dapat dimanfaatkan oleh pe­tugas imigrasi untuk me­lakukan pengawasan”, je­las Hendiartono. (end)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional