Menu

Bupati: Delapan Prioritas Kapolri dalam Operasi Ketupat 2021

  Dibaca : 98 kali
Bupati: Delapan Prioritas Kapolri dalam Operasi Ketupat 2021
FOTO BERSAMA—Bupati Pessel Rusma Yul Anwar foto bersama usai Apel Operasi Ketupat 2021 dengan Kapolres Pessel AKBP. Sri Wibowo, S.IK, MM, Dandim 0311 Pessel Letkol. Infa. Gamma Arthadila Sakti, Kadishub Pessel Gunawan.

PESSEL, METRO
Polres Pesisir Selatan menggelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Tahun 2021 yang dilangsungkan di lapangan Mapolres Pessel Rabu (5/5), pukul 09.00 Wib. Acara ini diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia, mulai dari tingkat Mabes Polri hingga kesatuan kewilayahan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Bupati Pessel Rusma Yul Anwar bertindak selaku inspektur Upacara . Hadir Kapolres Pessel AKBP. Sri Wibowo, S.IK, MM, Dandim 0311 Pessel Letkol. Infa. Gamma Arthadila Sakti, Kadishub Pessel Gunawan.

Pada kesempatan ini dilakukan pula pemasangan pita operasi oleh Pimpinan Apel sebagai tanda bahwa operasi ketupat akan dimulai.

Dalam amanat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. yang dibacakan oleh Bupati Pesisir Selatan mengatakan, “Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat-2021 dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1442 H, baik pada aspek personel maupun sarana prasarana, serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemda, dan mitra kamtibmas lainnya.

Menjelang hari raya Idul Fitri 1442 H tren kasus Covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan sebesar 2,03%, sehingga pemerintah telah mengambil kebijakan larangan mudik pada hari raya Idul Fitri 1442 H. Ini merupakan tahun kedua Pemerintah mengambil kebijakan tersebut karena situasi pandemi Covid-19. Presiden Joko Widodo menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil melalui berbagai macam pertimbangan yaitu pengalaman terjadinya tren kenaikan kasus setelah pelaksanaan libur panjang, termasuk peningkatan kasus sebesar 93% setelah pelaksanaan libur Idul Fitri pada tahun 2020/1441 H.

Oleh karena itu kegiatan Operasi Ketupat-2021 harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh oleh seluruh jajaran dalam rangka menempatkan keselamatan masyarakat sebaga hukum tertinggi “Salus Populi Suprema Lex Esto”.

Operasi Ketupat-2021 yang akan dilaksanakan selama 12 hari, mulai dari tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021. Semangat yang ingin saya tanamkan dalam Ops Ketupat 2021 adalah upaya Polri dalam mencegah penyebaran Covid-19 melalui penyekatan dan penegakan terhadap protokol kesehatan. Dengan tujuan yang ingin dicapai adalah masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman serta terhindar dari bahaya Covid-19.

Ada beberapa penekanan dari Kapolri untuk dipedomani guna mendukung keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat-2021 yakni sebagai berikut siapkan mental dan fisik serta jaga kesehatan, niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan YME, lakukan deteksi dini dengan memetakan dinamika dan fenomena yang berkembang, sebagai langkah antisipasi sedini mungkin untuk mencegah aksi yang meresahkan masyarakat, tingkatkan kepekaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam melaksanakan pengamanan dan antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya aksi teror dan kriminalitas yang memanfaatkan momentum bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri 1442 H dan laksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, berikan pelayanan terbaik, lengkapi sarpras dan perlengkapan perorangan yang memadai, serta lakukan penugasan anggota dengan buddy system.

Selain itu, laksanakan penegakan hukum secara profesional dan proporsional serta bertindaklah secara tegas namun humanis terhadap setiap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Mantapkan kerja sama, sinergi, dan soliditas para pihak yang terlibat demi keberhasilan pelaksanaan operasi, tetaplah menjadi teladan bagi keluarga, Ketujuh, rekan, dan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan mencegah penyebaran Covid-19 dan pastikan petugas frontliner telah melaksanakan program vaksinasi sebanyak 2 kali.

Kapolres Pessel AKBP. Sri Wibowo, S.iK., MM melalui Kabag Ops Polres Pessel Kompol Arzal menegaskan jika dalam pengamanan pos sekat akan dikerahkan 150 personil . Ada beberapa pos sekat didalam kabupaten dan batas provinsi.

Untuk pos sekat dalam kabupaten, akan didirikan di tiga lokasi. Lokasi pertama Sungai Pinang – Mandeh, Carocok Painan dan Pasir putih kambang. Sedangkan pos antar provinsi disiapkan di Batas Kota Pessel – Padang, Tapan Pessel – Kerinci dan Silaut Pessel – Muko – Muko “ pos sekat dan pantuan akan digelar selama 12 hari, mulai tanggal 6 Mei – 17 April 2021”.

Tidak ada kata lain selain putar balikan kendaraan dari luar provinsi yang masuk ke Kabupaten Pessel, kecuali ada hal lain, seperti keluarga sakit, meninggal dan dinas. Dengan menunjukan surat dinas, surat swab dari dinas terkait. Hal ini sesuai arahan dari pemerintah, dalam rangka mengantisipasi penyebaran covid -19. Turut hadir, Forkopimda Kabupaten Pessel dengan peserta apel terdiri dari Kodim 0341/ Pessel Personil gabungan Polri, Satpol PP, Dishub, dan BPBD Kabupaten Pessel. (rio)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional