Menu

Bupati Bupati Padang­paria­man Rakor Bersama Presiden

  Dibaca : 326 kali
Bupati Bupati Padang­paria­man Rakor Bersama Presiden
RAKOR—Bupati Padangpariaman Suhatri Bur saat rakor dengan Presiden Joko Widodo.

PDG.PARIAMAN, METRO–Bupati Padang­paria­man Suhatri Bur, kemarin ikuti rapat koordinasi na­sional (Rakornas) intern Pemerintah tahun 2021 Saat itu Presiden Republik Indonesia Ir.Jokowi Dodo mengatakan peran utama pengawasan adalah men­jamin tercapainya tu­ju­an,program,tujuan belanja anggaran pemerintah se­cara akuntabel,efektif dan efisien

“Mengikuti prosedur itu memang penting namun  jauh lebih penting terca­painya target yang telah ditetapkan tentunya secara akuntabel efektif dan efi­sen, karena seyogyanya yang ditunggu oleh rakyat adalah hasil dan manfaat dari setiap rupiah yang dibelanjakan pemerintah dan pengawasan harus menjaga agar tidak ada anggaran yang disa­lah­gunakan,” terangnya

Ia juga menegaskan tidak ada toleransi ter­hadap penyalahgunaan anggaran, terutama pada masa pandemi ini, tahun 2021merupakan tahun per­ce­patan pemulihan eko­nomi nasional. Pemerintah telah menyiapkan ang­garan yang harus direa­lisasikan secara cepat a­gar ekonomi bisa bangkit kembali oleh karenya akun­tabilitas, efektifitas dan efisiensi adalah hal yang sangat penting

“Saya juga tekankan beberapa hal yang harus dikawal oleh BPKP dian­taranya percepatan pem­belajaan pemerintah agar terus dikawal dan diting­katkan juga percepatan dalam pengadaan barang dan jasa l. Saya juga me­minta kepada BPKP dan APIP melihat betul dan mengawasi keter­lama­ba­tan ini, karena seja­tinya tu­gas dari dua in­stansi ini yak­ni membe­rikan solusi dan jalan ke­luar untuk ma­salah ini,” ujarnya.

Selanjutnya, ia juga me­­ne­kan kualitas peren­canaan yang harus di­ting­katkan dimana saat ini masih ditemukan kesen­jangan antara pemerintah pusat dengan daerah m­a­sih ada ketimpangan. Hal ini yang menyebabkan ti­dak optimal program yang dibuat. Akurasi data juga hal yang paling harus ce­pat diselesaiakan contoh­nya data bansos yang sa­ling tumpang tindih se­hingga tidak singkron da­lam penya­lurannya, man­faat­kan laboratorium data fo­rensik yang dimiliki oleh BPKP untu menghasilkan akurasi data yang dimak­sud.

“Efektifitas pengawa­san harus berkomitmen harus diselesaikan dari akar ma­salaah sehingga tidak beru­lang pada tahun berikutnya, untuk peme­rintah pusat dan daerah,” ujarnya.

Tindaklanjuti hasil pe­nga­wasan BPKP dan APIP­ sehingga tidak menjadi permasalahan yang ber­larut. Untuk BPKP sam­paikan data yang sebenar­nya jangan ada yang di­sem­bunyikan,bukan me­nakuti juga bukan mencari kesalahan,” tutupnya me­ngakhiri.(efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional