Close

Bupati Agam jadi Narasumber di Ngobrol Tempo, Progul Tingkatkan SDM Generasi dan ASN

NARASUMBER— Bupati Agam Andri Warman menjadi narasumber di Ngobrol Tempo, yang digelar di stasiun TV Tempo, dengan pembahasan menggaet investasi di tengah pusaran pandemi Covid-19.

AGAM, METRO–Bupati Agam  Andri Warman menjadi narasumber pada Ngobrol Tempo, yang digelar di stasiun TV Tempo, Jakarta, Selasa (15/3). Ngobrol Tempo yang dipandu Produser Tempo, Dheayu Jihan ini mengangkat tema Pahlawan Vaksin Kiat Daerah Berinovasi Menggaet Investasi di Massa Pandemi.

Pada kesempatan itu, Bupati Andri Warman me­nyebutkan, dalam penanganan Covid-19 ini ia me­lanjutkan program dari bupati sebelumnya, agar dapat mencegah masyarakat supaya tidak tertular virus corona. “Kita bersinergi dengan Forkopimda untuk melakukan penanganan, termasuk mengajak ma­syarakat agar mau divak_sin dalam membentengi diri dari gempuran Covid-19 ini,” ujar Andri.

Ia menyadari, angka vaksinasi di Agam masih rendah, tapi untuk angka tertular Covid-19 tidak begitu tinggi. Bahkan beberapa bulan terakhir sempat nirkasus. “Meski begitu, kita tetap berupaya mengajak dan meyakini ma­syarakat, bahwasanya vak­sin itu penting di tengah pandemi saat ini. Kita juga berterimakasih pada pemerintah pusat, yang telah memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi ini,” kata Andri.

Di samping penanganan Covid-19, bupati yang akrab disapa AWR ini juga menyampaikan, berbagai program unggulan, yang dapat menggaet investasi di massa pandemi. Dari berbagai program unggulan yang disampaikan, sa­lah satunya di sektor pendidikan. Sektor ini bupati komit untuk meningkatkan pendidikan baik bagi generasi, ASN dan perangkat nagari atau desa.

“Di 2021 kita sudah me­mulai program ini seperti, pemberian bantuan biaya hidup bagi 110 mahasiswa baru yang melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi berkualitas,” ujar AWR.

Tidak hanya itu, pihaknya juga memberikan bantuan yang sama pada mahasiswa baru yang melanjutkan pendidikan di Timur Tengah. Dari puluhan mahasiswa, mayoritas kuliah di Al Azhar Mesir.

Masih di sektor pendidikan, AWR juga sudah jalin kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi ternama, untuk meningkatkan pendidikan ASN dan perangkat nagari atau desa. “Intinya, kita terus berkomitmen untuk mensupport peningkatan SDM ini,” ujar AWR.

Selain itu, Bupati Agam juga konsen dalam pe­ngembangan sektor pariwisata, karena ia melihat banyak potensi yang dapat dikembangkan menjadi objek wisata unggulan di Sumbar. Sebut saja Danau Maninjau, memang kini danau yang sempat jadi salah satu danau terindah di Indonesia ini dalam keadaan tercemar. Namun, bupati berupaya bagaimana danau itu bisa membaik, agar kembali jadi wilayah tujuan wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

“Kita berupaya mela­ku­kan revitalisasi terhadap Danau Maninjau.Bahkan mendapat dukungan pe­nuh dari pemerintah provinsi dan pusat. Jika ini berhasil, kita yakin banyak investor yang datang apalagi kita juga bercita-cita bangun cable car di kawasan itu,” jelas AWR.

Begitu juga dengan UMKM, ia berupaya bangun BUMD untuk membantu pelaku usaha menjual pro­duknya, karena pasar jadi kendala utama bagi pelaku usaha dalam memasarkan sebuah produk. “Ini harus ada campur tangan pemerintah, meski pelaku usaha pintar membuat suatu pro­duk, tanpa didukung dengan ketersediaan pasar tentu produknya tidak terjual. Apabila pasarnya sudah ada, maka produknya bisa terjual dan dapat mengge­r­ak­kan perekonomian ma­syarakat ke depan,”ujar bupati. (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top