Menu

Bundo Kanduang Nagari Panampuang Kecamatan Ampek Angkek Gelar Lomba Baju Kuruang Basiba

  Dibaca : 96 kali
Bundo Kanduang Nagari Panampuang Kecamatan Ampek Angkek Gelar Lomba Baju Kuruang Basiba
LOMBA—Pengurus Bundo Kanduang Nagari Panampuang Kecamatan Ampek Angkek foto bersama gelar lomba baju kuruang basiba bagi puti bungsu/rang mudo.

AGAM, METRO–Bundo Kanduang Nagari Panampuang Kecamatan Ampek Angkek menggelar lomba baju kuruang basiba bagi puti bungsu/rang mudo dan lomba lagu hymne bundo kanduang se-kenagarian itu, Minggu (29/8). Terselenggaranya kegiatan itu, direspon positif oleh Penasehat Bundo Kanduang Kabupaten Agam, Ny Yenni Andri Warman.

Istri orang nomor satu di Agam itu berharap, melalui lomba baju kuruang basiba dapat mendorong kaum perempuan untuk berpakaian selayaknya wanita Minangkabau. “Walaupun banyak model pakaian yang beredar, jangan terpengaruh. Sebagai perempuan Minang, seyogianya memakai pakaian yang baik dan sopan,” ujar Ny Yenni.

Baju kuruang basiba terangnya, merupakan ciri khas pakaian wanita Minangkabau yang harus terus dilestarikan dan dikembangkan ek­sis­tensinya di tengah-tengah masyarakat. “Baju kuruang sebagai baju kebesaran orang Mi­nangkabau sangat penting kita lestarikan,” tegas Ketua TP-PKK Agam itu.

Pasalnya, kondisi saat ini, baju kuruang basiba nyaris dilupakan mayoritas generasi muda, atau yang disebut Puti Bungsu. Hal itu disebabkan pengaruh pergaulan anak remaja yang dinilainya memakai baju kuruang basiba tidak kekinian.

“Besar harapan saya, puti bungsu dan rang mudo yang mengikuti lomba ini menjadi pelopor perubahan di tengah masyarakat, sehingga nilai-nilai budaya tidak habis tergerus,” harap Ny.Yenni.

Sementara itu, Ketua Bundo Kanduang Nagari Panampuangan, Yulia Eka Sari menyampaikan, tujuan dari kegiatan ini agar masyarakat khususnya generasi muda di Panampuang bisa melestarikan budaya Minang Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kita­bullah (ABS-SBK), serta paham akan adat dan budaya Minangkabau. “Kita ingin melestarikan kembali budaya baju kuruang basiba khususnya generasi muda,” ujar Yulia.

Ia menjelaskan, bahwa peserta yang mengikuti perlombaan tersebut sebanyak 98 orang, dengan masing-masing jorong diwakili 12 orang. Kegiatan itu dihadiri juga Camat Ampek Angkek Yogi Astarian, Penasehat Bundo Kanduang Ampek Angkek Ny. Shinta Yogi Astarian, Bundo Kanduang Ampek Angkek, Wali Nagari Panampuangan, Ketua LKKAM Ampek Angkek dan tokoh masyarakat. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional