Close

Buka Layanan di Pasar, BPKD Bukukan 332 Transaksi Objek Pajak di Padang Panjang

Dibukanya layanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di pendestrian Pasar Pusat yang digelar Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), sejak Senin (13/6) lalu

PDG.PANJANG, METRO–Dibukanya layanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di pen­destrian Pasar Pusat yang digelar Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), sejak Senin (13/6) lalu, tercatat transaksi 332 objek pajak dengan jumlah pemasukan sebesar Rp3­2.­997.208.

Hal ini disampaikan, Kepala BPKD, Dr. Winarno, M.E kepada Kominfo, Senin (20/6). Dikatakannya, la­yanan di Pasar Pusat ini untuk memberi kemudahan kepada masyarakat.

“Warga yang berbelanja ke pasar bisa sekalian membayar kewajiban PBB-nya di sini,” sebutnya.

Layanan ini, kata Wi­narno, merupakan upaya pihaknya mendongkrak capaian realisasi Penda­patan Asli Daerah (PAD) tahun 2022 ini. “Mudah-mudahan realisasi PBB kita terus meningkat,” harap­nya.

Dijelaskannya, manfaat pajak daerah ini sa­ngatlah penting, karena sa­lah satu sumber pendapatan untuk pembiayaan pembangunan berasal dari penerimaan pajak daerah.

“Jadilah warga Padang Panjang yang taat membayar pajak. Taat membayar pajak menjadi sebuah kebanggaan, karena telah memberikan sumbangsih secara nyata terhadap pembangunan Kota Padang Panjang,” ulasnya.

Tidak lupa dirinya me­ngapresiasi jajaran di la­pangan yang selalu semangat dalam memberikan pelayanan kepada ma­syarakat. Baik yang mela­kukan pembayaran maupun untuk berkonsultasi terkait pembayaran tagihan piutang PBB-P2 tahun-tahun sebelumnya.

“Kita melihat antusiasme masyarakat cukup tinggi dengan kehadiran laya­nan ini di Pasar Pusat, terutama pada hari pasar, Jumat dan Senin,” ungkap­nya. (rmd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top