Close

Buka hingga Pukul 02.00 Dinihari, Kafe dan Karaoke Ditertibkan di Kota Padang, 3 Wanita dan 2 Pria Kepergok dalam Satu Kamar

PENERTIBAN KAFE— Petugas Satpol PP mengamankan satu unit sound system dari salah satu kafe dan karaoke yang melanggar aturan jam operasional di kawasan Kecamatan Padang Selatan.

TAN MALAKA, METRO–Sejumlah penginapan, kafe dan karaoke dirazia petugas Satpol PP, Minggu (20/11) dinihari WIB di ka­wasan Kecamatan Padang Selatan, Kecamatan Padang Timur. Sejumlah pemilik usaha diketahui masih ba­nyak melanggar jam operasional usaha yang sudah ditetapkan Pemko Padang.

Pengawasan yang dikomandoi Kabid Penegak Peraturan Perudang-undangan Daerah (P3D) Satpol PP Padang, Rio Ebu Pratama itu, dimulai dari penginapan di kawasan Kelurahan Jati Baru, Kecamatan Padang Timur. Saat pemeriksaan, penginapan tersebut tidak dapat me­nun­jukkan kelengkapan izin.

“Saat melakukan pengawasan kita temukan sebuah penginapan tidak dapat memperlihatkan surat izin. Karena sudah melanggar, maka pemilik diberi surat panggilan untuk datang ke Mako Satpol PP yang akan diproses lebih lanjut oleh PPNS,” ucap Rio, dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/11).

Pengawasan dilanjutkan ke kawasan Kecamatan Padang Selatan, petugas menemukan kafe ka­raoke yang melanggar aturan jam operasional. Kafe karaoke tersebut telah me­langgar Perda Kota Padang Nomor 5 tahun 2012 tentang Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Pasal 73 ayat (2). Dalam perda itu ditetapkan waktu tutup jam operasi usaha karaoke, klub malam, diskotik paling lambat pukul 02.00 WIB.

“Petugas menyita satu unit speaker sebagai ba­rang bukti,” ujar Rio.

Pemerintah Kota Pa­dang, dalam hal ini Satpol PP Padang akan terus berupaya menegakkan aturan serta mengimbau kepada seluruh lapisan masya­rakat khususnya bagi pengusaha kafe karaoke, klub malam, diskotik, dan sejenisnya agar dapat mematuhi aturan yang berlaku, yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Pa­dang.

Semenatra, di lokasi yang berbeda, petugas juga menertibkan tiga orang perempuan dan dua orang laki-laki, yang di­duga berada dalam satu kamar tanpa ikatan pernikahan, di salah satu hotel di kawasan Pondok, Kecamatan Padang Selatan. Mereka dibawa ke Mako Satpol PP Padang untuk didata dan dilakukan pembinaan. (rel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top