Menu

Buka Capacity Building, Kapolda Minta Bhabinkamtibmas Dukung Nagari Tageh

  Dibaca : 61 kali
Buka Capacity Building, Kapolda Minta Bhabinkamtibmas Dukung Nagari Tageh
BERIKAN ARAHAN-Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto memberikan pengarahan kepada personel Bhabinkamtibmas saat kegiatan Capacity Building.

SUDIRMAN, METRO–Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto meminta personelnya yang mengemban tugas sebagai Bhabinkamtibmas untuk terus mengajak masyarakat mendukung keberadaan Nagari Tageh Rumah Gadang dalam rangka mengendalikan penyebaran Covid-19 dan membangun perekonomian.

Hal itu diungkap Irjen Pol Toni Harmanto saat membuka kegiatan Capacity Building Bhabinkamtibmas di Ballroom Hotel Grand Zuri Kota Padang, Selasa (8/6). Menurutnya, salah satu upaya dalam rangka menciptakan kondisi kamtibmas yang kondusif pada saat pandemi Covid-19, dengan mewujudkan kemandirian dari segenap unsur masyarakat mulai dari tingkat yang terkecil sampai dengan tingkat yang terbesar.

“Pandemi Covid-19 telah membuat masyarakat merasakan dampak baik dari aspek moril maupun materil. Sebagai anggota Polri sudah menjadi kewajiban bagi masing-masing personil untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” kata Irjen Pol Toni.

Ditambahkan Irjen Pol Toni, Bhabinkamtibmas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, memiliki peran penting untuk mengajak segenap unsur masyarakat agar terus mendukung keberadaan Nagari Tageh Rumah Gadang yang sudah dibentuk.

“Keberadaan Nagari-Nagari Tageh tersebut diharapkan membuat lingkungan masyarakat nyaman dan tentram. Dengan begitu situasi Kamtibmas akan tetap kondusif di Sumatra Barat,” tegas Irjen Pol Toni.

Selain itu, Irjen Pol Toni Harmanto meminta Bhabinkamtibmas untuk terus meningkatkan kerja sama dengan instansi terkait, tokoh-tokoh masyarakat dalam membantu kelancaran kegiatan yang ada di Nagari Tageh di lingkungan masing-masing dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab untuk memelihara keamanan dan ketertiban.

“Kepada para Bhabinkamtibmas untuk selalu monitor dan kawal penggunaan 8 persen Dana Desa untuk mendukung kegiatan Nagari Tageh sehingga tepat sasaran,” ungkap Irjen apol Toni.

Terkait kegiata pembangunan kapasitas (capacity building) sumber daya manusia, Irjen Pol Toni menuturkan, menjadi hal yang mutlak dan harus berjalan dengan baik. Pembangunan kapasitas (capacity building) merupakan proses pembangunan keterampilan (skills) dan kemampuan (capabilities), seperti kepemimpinan, manajemen, keuangan, program dan evaluasi supaya pembangunan organisasi dapat berjalan dengan efektif dan berkelanjutan.

“Peningkatan dan pengembangan kompetensi bertujuan agar dapat memberikan kontribusi pada peningkatan produktivitas, efektivitas dan efisiensi organisasi mengingat kuantitas sumber daya manusia yang terbatas dan dihadapkan dengan tantangan dan dinamika sosial yang ada di tengah masyarakat yang sangat kompleks,” katanya.

Ditambahkan Irjen Pol Toni, penyebaran Covid-19 di Provinsi Sumbar semakin hari menunjukkan trend peningkatan. Pemerintah melalui instruksi Mendagri Nomor 12 tahun 2021 telah mensyaratkan untuk melakukan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis Mikro dan mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di tingkat Desa dan Kelurahan untuk pengendalian penyebaran Corona Virus Disease 2019.

“Pemberlakukan PPKM berbasis Mikro diharapkan mampu menekan trend penyebaran Covid-19 dan juga sebagai salah satu jawaban untuk melakukan pemulihan ekonomi. Sebagaimana diketahui bersama pada awal pandemi Covid-19 Pemerintah menerapkan pembatasan secara global dengan menerakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). “Berdasarkan evaluasi, penerapaan PSBB dirasa perlu dioptimalkan guna mempertahankan perekonomian secara umum,” pungkasnya. (rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional