Menu

Budidayakan Varietas Anak Daro Paten Bareh Solok

  Dibaca : 76 kali
Budidayakan Varietas Anak Daro Paten Bareh Solok
VARIETAS UNGGULAN— Wali Kota Solok Zul Elfian mengatakan Anak Daro merupakan salah satu varietas padi unggul lokal kebanggaan warga Kota Solok.

SOLOK, METRO–Walikota Solok Zul Elfian ber­sama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) menggelar pena­naman padi varietas anak daro di Gawan, Kelurahan Tanah Garam, Senin (30/8). Penanaman itu guna mendukung ketersediaan beras anak daro bersertifikat indikasi geografis (IG) yang dikeluarkan Kemenkumham tahun 2018 dengan nama hak paten “Bareh Solok”.

Rilis Pemko Solok, hak paten itu mencakup 7 kecamatan pada 2 daerah tingkat 2 dengan rincian 2 kecamatan di Kota Solok dan 5 kecamatan di Kabupaten Solok. Sertifikat ini dimiliki Masyarakat Peduli Indikasi Geografis (MPIG). MPIG ini akan bekerjasama dengan Badan Usaha Layanan Daerah (BLUD) yang akan didirikan Pemko Solok dalam usaha memurnikan Bareh Solok.

Seluruh tahapan untuk meng­hasilkan beras Solok ini akan dia­wasi BLUD dan MPIG yang dibantu OPD terkait sehingga beras yang dihasilkan terjamin kemurniannya.  Pada kesempatan itu, Wali Kota Solok Zul Elfian berterimakasih ke seluruh petani Kota Solok atas kerja kerasnya selama ini mem­per­ta­hankan eksistensi Beras Solok.

”Tanam padi perdana kali ini jangan hanya seremonial saja, semoga melimpahnya pangan di Kota Solok diiringi dengan me­ningkatnya kesejahteraan petani,” pesan wako

Zul Elfian mengatakan, Kota Solok merupakan salah satu kota penghasil beras terkenal di Provinsi Sumbar. “Anak Daro merupakan salah satu varietas padi unggul lokal kebanggaan warga Kota Solok,” sebut wako

Kadis Pertanian Kota Solok Ikh­van Marosa menyebutkan,  kegia­tan itu untuk mendukung keter­sediaan produksi Bareh Solok. “Selain itu penanaman ini kita gelar untuk menghindari adanya pe­malsuan dan menjaga kualitas beras Solok,” kata Ikhvan.

Perwakilan Kepala Dinas Per­kebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumbar Yustiadi me­ngapresiasi Solok yang telah me­laksanakan kegiatan tersebut. “Se­moga kualitas, kuantitas dan kon­tiniutasnya dijaga, sehingga petani yang selama ini sejahtera akan tetap diusahakan lebih sejahtera lagi,” ucap Yustiadi. (*/vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional