Menu

Budidaya Ikan Larangan di Objek Wisata Ngalau Agam Tabik, Diperlukan Peran Generasi Muda

  Dibaca : 63 kali
Budidaya Ikan Larangan di Objek Wisata Ngalau Agam Tabik, Diperlukan Peran Generasi Muda
Gubernur Sumbar Mahyeldi membuka kegiatan pancing ikan larangan di Objek Wisata Ngalau Agam Tabik, Jorong Koto Tuo, Nagari Simarasok, Kecamatan Baso, Sabtu (10/7).

AGAM, METRO–Gubernur Sumbar Mahyeldi mem­buka kegiatan pancing ikan larangan di Objek Wisata Ngalau Agam Tabik, Jorong Koto Tuo, Nagari Simarasok, Kecamatan Baso, Sabtu (10/7). Kegia­tan tersebut mengangkat tema, pe­man­faatan Agam Tabik sebagai cada­ngan dalam pembangunan melalui partisipasi masyarakat yang berkea­dilan, partisipatif dan sesuai dengan kearifan lokal.

Ketua Panitia Pancing Ikan Lara­ngan, Iskandar mengatakan, ikan larangan tersebut merupakan inisiasi dari seluruh unsur masyarakat Koto Tuo dalam menciptakan kemandirian di tengah masyarakat.

Sebelumnya di Agam Tabik tersebut terdapat sebuah goa yang menjadi tempat mata pencaharian masyarakat setempat, yaitu dengan memanen sarang bulung walet. “Namun seka­rang sarang walet itu, sudah tidak ada lagi. Oleh sebab itu, dengan adanya program ikan larangan, semoga dapat membang­kitkan potensi Agam Tabik dengan prospek yang baru, yaitu sebagai objek dan tujuan wisata,” ujar Iskandar.

Dijelaskan, nantinya hasil dari pancing ikan larangan ini selain di­masuk­kan ke dalam kas, juga akan dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan yang bersifat kepentingan umum, serta pembangunan dan pengembangan nagari kedepannya. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional