Menu

Budi Febriandi (Pemerhati Politik) Peluang Empat Paslon Bupati Berimbang

  Dibaca : 318 kali
Budi Febriandi (Pemerhati Politik) Peluang Empat Paslon Bupati Berimbang
Budi Febriandi

LIMAPULUH KOTA, METRO
Pemerhati politik Kabupaten Limapuluh Kota, Budi Febriandi melihat bahwa peluang Empat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota yang sudah mendaftar ke-KPU pasca tidak majunya Bupati patahana Irfendi Arbi, dalam Pilkada 9 Desember 2020, sangat berimbang.

“Pilkada di Limapuluh Kota semakin menarik untuk disimak pasca dipastikannya Bupati Petahana tidak maju dalam pilkada. Dengan tidak majunya Irfendi Arbi, kekuatan ke-Empat pasangan bakal calon ini sangat berimbang. Masing – masing pasangan calon mempunyai peluang yang hampir sama dan memiliki keunggulan,” sebut Budi Febriandi, kepada Wartawan pasca pendaftaran bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota ke-KPU belum lama ini.

Disebutkan Budi, katakanlah misalnya Pertama pasangan Ferizal Ridwan – Nurkhalis. Pasangan ini mempunyai keunggulan popularitas karna sudah bersosialisasi jauh-jauh hari sejak pengumpulan KTP sebagai bukti dukungan sebagai syarat untuk maju.

Di samping itu Ferizal Ridwan adalah wakil bupati petahana dan Nurkhalis pengusaha dan calon anggota DPD pada pemilu 2019, meski kalah suara dari calon lainnya, namun dirinya cukup besar mendulang suara di Limapuluh Kota, kala itu.

Kedua, pasangan Muhammad Rahmad – Asyirwan Yunus. Pasangan ini juga tak kalah populer. Muhammad Rahmad merupakan pengusaha yang juga mantan wakil direktur eksekutif Partai Demokrat. Sedangkan wakilnya adalah Asyirwan Yunus, mantan wakil bupati 2010 – 2015.

Ketiga, pasangan Darman Sahladi – Maskar Dt Pobo. Pasangan ini juga memiliki popularitas yang mumpuni. Darman Sahladi selaku calon bupati merupakan Ketua DPC Partai Demokrat Limapuluh Kota, anggota DPRD Limapuluh Kota Dua periode dan periode terakhir sebagai Ketua.

Dan saat ini anggota DPRD provinsi Sumatera Barat untuk periode keduanya. Sedangkan wakilnya adalah Maskar Dt. Pobo seorang pengusaha dan juga mantan Wali Nagari Sikabu Kabu Tanjung Haro Padang Panjang yang syarat prestasi.

Keempat, pasangan Safaruddin Dt. Bandaro Rajo dan Rizki Kurniawan Nakasri. Pasangan ini juga tidak kalah popularitasnya dari pasangan calon lain. Safaruddin Dt Bandaro Rajo merupakan politisi senior yang saat ini masih menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Limapuluh Kota.

Mengawali karir politik dari bawah dan menjadi anggota DPRD kabupaten limapuluh kota selama 5 periode dan pernah menjadi Ketua DPRD. Kemudian wakilnya Rizki Kurniawan Nakasri, mantan aktivis mahasiswa dan pengusaha muda.

“Melihat berimbangnya peluang ke-Empat pasangan calon ini, maka yang akan menjadi pembeda nantinya adalah bagaimana pasangan calon bersama timnya mengkomunikasikan gagasan-gagasan mereka kepada pemilih, terutama pemilih yang masih mengambang,” sebut Budi Pebriandi yang juga akademisi ini.

Disampaikan Budi Fenriandi, Limapuluh Kota mengharapkan lahir pemimpin yang visioner dan memiliki empati. “Dimasa pandemi yang belum tentu kapan berakhirnya ini, kita butuh pemimpin yang visioner dan memiliki empati. Pemimpin yang visioner itu mampu melihat dan mengidentifikasi masalah, potensi yang dimiliki dan dengan potensi itu dia mampu menggambarkan Limapuluh kota minimal untuk 5 tahun ke depan. Kemudian, pemimpin ke depan mesti memiliki empati. Empati dimaksud adalah bagaimana membelanjakan APBD sebesarnya untuk kepentingan masyarakat,” sebutnya.

Dirinya yakin, selama kurun waktu sampai Desember pada hari pemilihan akan terlihat oleh publik siapa calon pemimpin yang memiliki visioner dan rasa empati terhadap kepentingan masyarakat. “Perlu dicermati bersama. Dalam kurun waktu sampai Desember akan terlihat oleh publik melalui gagasan, visi, misi yang akan mereka komunikasikan kepada publik,” ucapnya. (us)

Editor:
KOMENTAR

1 Komentar

  1. irfan

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional