Menu

Buaya Sering Bermunculan, Warga Dihantui Ketakutan

  Dibaca : 317 kali
Buaya Sering Bermunculan, Warga Dihantui Ketakutan
PLANG IMBAUAN— BKSD Resort Kabupaten Agam memasang papan imbauan di Pantai Tiku Kecamatan Tanjung Mutiara, agar masyarakat waspada beraktivitas karena kemunculan buaya satwa yang dilindungi.

AGAM, METRO
Kepala Resor Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah Agam Ade Putra menyebutkan, binatang reptile yang dilindungi buaya muara (Crocodylus Porosus) yang muncul di Kawasan Objek Wisata Pantai Pasia Tiku, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara terus bergerak. Bahkan, pergerakan binatang tersebut sampai ke Sungai Sariak Padangpariaman.

Hingga, warga di sekitar perairan tersebut diminta untuk tetap waspada beraktivitas di bibir pantai, terutama di dalam air.

“Menurut keterangan terakhir dari masyarakat dan hasil indentifikasi kami, individu buaya yang tampak di perairan pantai Tiku terus bergerak, sekitar pukul 2 siang (14.00 WIB) kemarin terlihat di Sungai Sariak Padangpariaman,” ujar Ade, Kamis (4/3).

Disebutkan Ade, buaya muara yang muncul di kawasan Pantai Tiku bergerak dari Batang Gasan. Buaya bergerak hingga ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Rabu (3/3) kemarin, warga melihat satwa tersebut berbalik ke arah Batang Gasan sekitar pukul 09.00 WIB.

“Menurut keterangan warga di Gasan Kaciak, ada yang melihat buaya tersebut bergerak dari Batang Gasang. Sekitar pukul 9 pagi kemarin berbalik lagi ke arah tersebut, jam 2 siang 14.00 WIB warga sudah melihatnya di sekitar Sungai Sariak,” ucap Ade.

Dikatakan, habitat terdekat dari tempat kemunculan buaya adalah di hutan mangrove Pasia Paneh. Menurutnya, buaya berusia 3 tahun tersebut tersesat hingga ke bibir pantai. “Namun, berdasarkan keterangan warga beberapa waktu lalu juga terjadi hujan deras, bisa jadi air di muara meluap dan membawa buaya itu ke pantai dan tersesat,” terang Ade.

Pihaknya menegaskan, meski saat ini buaya tersebut terlihat di Sungai Sariak, Padangpariaman, warga diminta untuk tetap waspada. Untuk sementara waktu, warga jangan beraktivitas di tepi laut terutama di dalam air, karena buaya tersebut diprediksi terus bergerak,” tegas Ade.

Ditambahkan, terkait kemunculan buaya di kawasan wisata Pantai Tiku, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Agam. Pihaknya mengimbau wisatawan yang berkunjung ke Pantai Bandar Mutiara, Batang Gasan dan Pantai Pasia Tiku untuk berhati-hati.

“Kita sudah pasang imbauan kewaspadaan untuk menghindari terjadinya interaksi negatif antar manusia dan satwa,” ujar Ade.

Sebelumnya, Selasa sore (2/3), warga Pasie Tiku, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara dihebohkan dengan kemuculan seekor buaya sepanjang lebih kurang dua meter, hewan reptil tersebut berenang dari arah tengah laut menuju tepian pantai.

Buaya yang berenang di tepian pantai itu, menyita perhatian banyak warga, bahkan hal itu membuat warga yang berada di sepanjang kawasan pantai itu berlarian ketakutan. Karena terlihat seekor buaya berenang dengan cepat menuju tepian pantai dari tengah laut.

Walau di tengah ketakutan, beberapa warga masih sempat mengabadikan kejadian langka itu dengan kamera ponsel milik mereka. Weri Ikhwan, Kasi.PEM Tanjung Mutiara Rabu (3/2) membenarkan, hal tersebut. Disebutkan, pihaknya masih menelusuri asal usul buaya yang berada ditengah lautan tersebut. Dan hal itu sudah dilaporkan pada pihak terkait untuk membantu menangkap buaya tersebut, “ kita masih menunggu perkembanan penanganan di lapangan, “sebut Weri.

Dijelaskan Weri, warga di bantaran pantai Pasie Tiku itu, menyaksikan ada sesosok yang berenang dengan kencang menuju tepian pantai. Dan setelah dekat, sangat kentara terlihat, sosok yang berenang dengan kecepatan tinggi itu adalah seekor buaya.

Warga melihat buaya yang berenang itu, usai kawasan pantai Tiku diterjang angin badai Selasa sore. “Kita masih berkoordinasi dengan unsur terkait, terutama untuk memastikan, dari mana asal buaya yang berenang ditengah laut,termasuk keberadaan buaya itu saat ini, “ ungkap Weri.

Kejadian langka dan menggemparkan warga Pasia Tiku itu, kini viral di berbagai media. Pasalnya, baru kali ini warga menyaksikan buaya yang berenang ditengah laut menuju tepian pantai. Diduga, buaya sampai ke tengah pantai akibat dihanyutkan arus deras sungai di muara yang berbatasan dengan laut Tiku. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional