Menu

Buaya Besar Bertelur di Kebun Sawit, Lebih Agresif & lebih Berbahaya

  Dibaca : 2006 kali
Buaya Besar Bertelur di Kebun Sawit, Lebih Agresif & lebih Berbahaya
LIHAT BUAYA— Masyarakat Tiku V Jorong, Tanjung Mutiara, Agam, Sabtu (5/1) menemukan buaya muara besar bertelur.

AGAM, METRO – Masyarakat Ujuang Labuah, Nagari Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sabtu (5/1) sekitar pukul 15.15 WIB digegerkan dengan penemuan seekor buaya muara (crocodylus porosus) besar yang sedang bertelur. Sang predator bertelur di lahan perkebunan sawit milik warga. Akibat peristiwa tersebut masyarakat berdatangan ke lokasi.

Kasi Pemerintahan Kecamatan Tanjung Mutiara Weri ikhwan, Minggu (6/1) membenarkan peristiwa tersebut. Diketahui, awalnya ketika pemilik kebun sawit di sepanjang aliran Batang Masang itu ingin mengecek kebun sawitnya yang sudah mulai ditumbuhi semak belukar.

”Awalnya dia tidak menaruh perasaan apa-apa tentang keberadaan buaya ini. Dan dia pun terus melakukan pemantauan lokasi kebunnya. Tepat di salah satu lokasi kebunnya yang tidak jauh berjarak dari sungai Batang Masang tersebut dia merasa heran ada yang bergerak di tumpukan semak belukar,” katanya.

Merasa takut akan adanya binatang lain yang sedang berada di sana, dia mencoba bersembunyi untuk melihat dari kejauhan apa yang membuat semak belukar itu bergoyang.

”Setelah sekian lama melakukan pengintaian, akhirnya dia melihat seekor buaya besar yang keluar dari semak belukar tersebut. Melihat peristiwa itu, dia lalu melaporkan peristiwa ini kepada wali nagari dan pemerintahan kecamatan,” katanya.

Mendapat laporan tersebut, pemilik berkordinasi dengan pihak kepolisian dan langsung menuju lokasi penemuan seekor buaya. “Sesampai di lokasi kita bersama pihak kepolisian dan pihak nagari langsung mengecek lokasi penemuan seekor buaya tersebut. Ternyata benar ada buaya besar di sana,” katanya.

Kuat dugaan, katanya, buaya besar itu sedang bertelur di salah satu kebun masyarakat. Melihat dari gerakan tubuh dan posisinya.

“Kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Nagari Tiku V Jorong agar tidak menghampiri lokasi yang didiami oleh buaya yang sedang bertelur tersebut,” katanya.

Karena, ketika buaya itu sedang bertelur, dia sangat agresif. “Jangan sampai menelan korban jiwa. Lebih baik untuk sementara tidak menghampiri lokasi tersebut, terutama kepada pemilik kebun sawit selalu berhati-hati kalau ingin mengecek kebun sawitnya. Kalau perlu undurkan saja niat tersebut sementara,” katanya. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional