Menu

Buaya 3 Meter Teror Warga Kota Padang

  Dibaca : 2316 kali
Buaya 3 Meter Teror Warga Kota Padang
Delviola Mawaddah 1804078 Prodi S1 Farmasi, Universitas Perintis Indonesia (UPERTIS)
buaya

ilustrasi

PADANG, METRO–Warga sekitaran Pantai Padang dihebohkan oleh penampakan buaya muara yang berenang di sekitaran Pantai Padang, Minggu (17/1) sore lalu. Hal ini menyebabkan sejumlah pengunjung cemas dan ketakutan mendekat kearah pantai. Selain itu, keberadaan buaya sangat ditakuti dan mengancam keberadaan pengunjung pantai.

Salah seorang saksi mata, Desi (32) mengatakan, buaya itu tampak berenang dari arah Muaro Lasak menuju Muaro Padang. “Saya pikir awalnya cuma kadal biasa, karena badannya bergerigi ternyata itu buaya. Dia terlihat berenang pelan menuju Muara Padang,” katanya.

Menurutnya, buaya itu berukuran sekitar tiga meter dan saat melihat buaya itu, dia langsung memanggil sejumlah warga dan personel Padang Baywatch. Namun, setelah diburu hingga ke pintu Muara Padang, buaya itu tampak menghilang.

“Dikejar hingga ke pintu muara tapi tiba-tiba menghilang. Setelah ditelusuri hingga ke pinggiran sungai Batang Arau tetap tidak ada,” paparnya.

Hingga saat ini, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar bersama BPBD Padang masih mencari buaya itu ke laut lepas. Hingga Senin (18/1) sore, sejumlah personel masih terlihat mencari keberadaan buaya itu, sebab jika lepas bisa mengancam masyarakat dan mengganggu.

“Saat ini kami masih mencari buaya itu agar tidak menganggu keamanan pengunjung pantai Padang dan diperkirakan buaya itu berenang ke arah laut lepas,” tukas Wakil Komandan Polisi Hutan dan Pelestarian Satwa BKSDA Sumbar, Zulmi Gusrul.

Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar sendiri menilai buaya yang berenang di sekitaran Pantai Padang pada Minggu sore kemarin merupakan buaya muara yang telah kehilangan habitatnya. Awalnya, habitat buaya itu berada di sekitaran Batang Kuranji, namun karena pesatnya pembangunan di kawasan itu, buaya itu terpisah dari kawanannya.

“Kalau dilihat dari jenisnya, buaya itu merupakan buaya muara. Di Padang, habitat mereka ada di sekitaran Batang Kuranji, Muaro Anai Lubukbuaya dan Muaro Penjalinan,” katanya.

Menurutnya, buaya itu saat ini tengah mencari habitat yang baru di sekitaran Muaro Padang karena tempatnya yang lama sudah tergerus dan diganggu. “Tidak ada lokasi yang cocok sebagai habitat bagi buaya itu di Padang, karena kawasan sungai sudah dipadati penduduk,” ujarnya.

Meski demikian, saat ini pihaknya tengah memburu buaya tersebut agar tidak membahayakan keselamatan pengunjung di Pantai Padang. “Menurut analisa kami, saat ini buaya itu berada di laut lepas, sekitar 30 meter dari bibir pantai,” jelas Zulmi.

Rencananya sebut Zulmi, setelah ditangkap buaya itu akan dibawa ke Pasaman Barat karena disana masih banyak sungai yang masih memungkinkan untuk dijadikan habitat oleh buaya muara tersebut. Lokasi yang memungkinkan untuk jadi habitat mereka ada di Air Bangis, Tiku dan sekitaran Kinali.

“Kalau tertangkap akan kita bawa ke sana, sekarang pengunjung kita minta waspada dulu dan mengurangi aktivitas berenang di laut,” tukasnya. (age)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional