Close

Brasil vs Serbia, Pembuktian Kedigdayaan Tim Samba

TIMNAS Brasil merupakan salah favorit untuk menjuarai Piala Dunia dan mereka membuka kampanye dengan melawan Serbia, di Lusail Iconic Stadium pada matchday 1 Grup G, Jumat (25/11) pukul 02.00 dinihari WIB (live SCTV). Mam­pukah tim Samba meraih tiga angka?

Brasil berusaha mem­buru trofi Piala Dunia kee­nam mereka dan perjua­ngan wakil CONMEBOL itu dimulai dengan melawan Serbia di laga perdana Grup G, Jumat (25/11) dini hari WIB nanti.

Tim Samba berhasil memenangkan masing-masing dari dua perte­muan mereka sebelumnya dengan Serbia, termasuk babak penyisihan grup di Piala Dunia 2018 (2-0). Yang lainnya adalah keme­na­ngan 1-0 dalam laga uji coba pada Juni 2014.

Jelas di sini Brasil lebih diunggulkan, tapi Serbia juga bukan lawan enteng mengingat pasukan Dra­gan Stojkovic lolos ke Qa­tar sebagai juara kualifikasi Grup A zona Eropa, dengan mengungguli Portugal.

Brasil menuju tur­na­men sebagai unggulan ba­nyak orang, dengan mere­ka bera­da dalam performa yang sangat baik dan me­miliki skuad yang sangat kuat.

Pelatih Timnas Brasil, Adenor Leonardo Bacchi (Tite) diprediksi akan me­ngandalkan Neymar untuk meruntuhkan pertahanan Serbia. Sejauh ini, striker PSG tersebut telah men­cetak 92 gol dari 143 laga bersama Tim Samba.

Neymar bisa men­da­patkan so­ko­ngan salah sa­tunya dari Vi­nicius Junior. Pemain Re­al Madrid yang masih beru­sia 22 ta­hun itu diha­rap­kan tam­pil moncer di Piala Dunia 2022. Sejauh ini, sudah 8 gol dicetak oleh Vinicius untuk Tim Na­­­sional Brasil.

Brasil datang ke Qatar dengan catatan belum ter­kalahkan sejak tumbang 1-0 di laga final Copa Ameri­ca 2021, melawan Argentina. Dari 15 laga, Selecao meraih 12 kemenangan. Tiga laga lainnya berakhir seri, termasuk saat Brasil bermain 0-0 dengan Argentina dalam Kualifikasi Piala Dunia Zona Conmebol pa­da pertengahan November 2021.

Puasa gelar Piala Dunia selama 2 dekade tentu memotivasi skuad Brasil untuk meraih trofi di edisi World Cup 2022. Apalagi Brasil diunggulkan menjadi kandidat juara di sejumlah versi prediksi.

Salah satunya, me­ngu­tip New Scientist, ialah pre­diksi berbasis simulasi kom­puter dari Alan Turing Institute. Simulasi yang dilakukan oleh tim lem­baga riset di London itu menyimpulkan Brasil pu­nya kans menjadi kampiun Piala Dunia 2022 sebesar 25%, tertinggi di antara tim-tim lainnya.

Simulasi yang dikem­bangkan lembaga riset Ac­him Zeileis, Universitas Innsbruck Austria pun me­nyimpulkan hal serupa meski dengan persentase peluang lebih kecil, 15%. Prediksi di atas bisa men­jadi angin segar bagi Ney­mar, bintang Selecao yang sudah tampil 2 kali di ajang piala dunia.

Di Qatar, Ney­mar se­mes­tinya ter­motivasi untuk menebus kega­galannya ber­sama Tim Sam­ba saat Brasil menjadi tuan ru­mah pada 2014 dan 4 tahun lalu di Rusia.

“Selama ka­rier saya, saya telah mencapai hal-hal yang ti­dak pernah sa­ya bayangkan. Jika karir saya berakhir hari ini, saya akan menjadi orang paling bahagia di du­nia,” ujar Neymar.

“Piala Dunia adalah impian terbesar saya. Saya akan memiliki kesempatan lain dan saya berharap mendapatkannya,” tam­bah striker PSG itu.

Laga perdana Brasil di Piala Dunia 2022 melawan Timnas Serbia akan me­nguji kematangan striker PSG tersebut. Bisa ber­peran sebagai gelandang serang maupun penye­rang sentral, aksi Neymar di Qatar berpotensi vital bagi ketajaman lini depan Selecao.

Mengutip data Trans­fermarkt, selama 2022, Neymar sudah menyum­bang 5 gol dan 2 asis dalam 5 laga Timnas Brasil. Arti­nya, Neymar rerata men­cetak 1 gol di setiap la­ganya bareng Selecao ta­hun ini.

Sementara itu, jelang laga melawan Serbia, mun­cul bocoran formasi yang akan dipakai Brasil. Bakal ada kejutan kecil yang di­buat Tite.

Laporan Metro, Brasil akan mencadangkan Fred. Padahal biasanya gelan­dang Manchester United tersebut selalu menjadi andalan di lapangan ten­gah. Diyakini Tite mau Bra­sil bermain lebih menye­rang dalam laga nanti.

Untuk itu Lucas Pa­que­ta yang dipilih untuk ber­tandem dengan Casemiro di tengah. Sedangkan untuk barisan depan, Tite akan langsung memasang em­pat penggawa andalan. Mereka adalah Raphinha, Richarlison, Neymar, dan Vinicius Junior.

Sedangkan di perta­hanan, Tite tetap mengan­dalkan pola empat bek. Sebagai palang pintu ada Thiago Silva dan Marquin­hos. Sedangkan untuk bek sayap diisi duo Juventus, Danilo serta Alex Sandro.

Posisi penjaga gawang, sudah dipastikan tetap menjadi milik Alisson Be­c­ker.

Dengan skuad mum­puni itu, di atas kertas Brasil tentu bisa menang di laga perdaganya. Akan tetapi, skuad asuhan Tite itu be­lum tentu mudah menak­lukkan Serbia. Sang lawan tidak pernah kalah dalam 6 laga terakhirnya.

Empat tahun lalu, Tim­nas Serbia gagal lolos dari fase grup karena kalah bersaing dengan Brasil dan Swiss. The Eagles tentu tak ingin mengulangi penga­laman pahit itu di Qatar.

Serbia bisa seperti se­karang berkat tangan di­ngin Dragan Stojkovic, yang juga pernah berlaga di Piala Dunia serta Euro bersama Yugoslavia, dan bek Stefan Mitrovic me­ngandalkan pengalaman pelatihnya tersebut.

“Dia luar biasa, sejak saat pertama, dia memberi kami mentalitas yang he­bat, dia bermain sebagai pemain di Piala Dunia. Dia tahu kami harus menekan sejak awal,” kata bek Ser­bia Stefan Mitrovic.

“Jelas, dia orang yang sangat penting dalam se­mua yang telah kami laku­kan sampai sekarang. De­ngan pengalamannya, dia bisa menunjukkan kepada kami bagaimana menjadi sukses di turnamen ini.”

Pelatih Serbia, Dragan Stojkovic juga memiliki pilihan yang memadai un­tuk menyusun skuad yang berpotensi mengimbangi Brasil. Guna meredam se­rangan Brasil, Strahinja Pavlovic (RB Salzburg), Stefan Mitrovic (Getafe), dan Milos Veljkovic (Wer­der Bremen) bisa mengisi lini pertahanan Serbia.

Kapasitas pemain ge­lan­dang Serbia, seperti pengatur permainan Ajax, Dusan Tadic, serta kunci di lini tengah Lazio, Sergej Milinkovic-Savic, jelas tidak bisa diremehkan. Belum lagi, duo Aleksandar Mit­rovic (Fulham) dan Dusan Vlahovic (Juventus) yang siap menerobos pertaha­nan Selecao. (*/ren)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top