Menu

BPR Jam Gadang Dikonversi menjadi Bank BPRS

  Dibaca : 73 kali
BPR Jam Gadang Dikonversi menjadi Bank BPRS
SERAHKAN SK—Kepala OJK Sumbar Misran Pasaribu menyerahkan salinan Keputusan Anggota (SK) Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan konversi BPD menjadi BPRS kepada Wali Kota Bukittinggi Erman Safar.

Setelah penantian cukup panjang akhirnya PT BPR Jam Gadang resmi konversi dari Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dari sistem konvensional men­jadi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS).

Hal tersebut ditandai dengan diserahkannya Salinan Kepu­tusan Anggota Dewan Komi­sioner Otoritas Jasa Keuangan No: KEP-76/D.03/2021 tanggal 27 Mai 2021 tentang Pemberian Izin Perubahan Kegiatan Usaha Bank Perkreditan Rakyat PT BPR Jam Gadang menjadi Bank Pem­biayaan Rakyat Syariah PT BPRS Jam Gadang Perseroda.

Penyerahan tersebut dilak­sanakan Kepala OJK Perwakilan Sumbar Misran Pasaribu kepada Walikota Bukittinggi Erman Safar yang turut dihadiri Komisaris Utama, Direktur Utama dan Dewan Pengawas Syariah BPRS Jam Gadang Syariah Perseroda Buya Gusrizal Gazahar ber­tempat di Kantor OJK Provinsi Sumatra Barat Jalan Khatib Sulaiman Padang, Kamis (3/6).

.Dalam sambutannya Wali­kota Bukittinggi Erman Safar selaku pemegang saham pe­ngen­dali PT BPRS Jam Gadang Perseroda mengucapkan terima kasih kepada Dewan Komisioner OJK melalui Ketua OJK Sumbar dengan didapatkannya izin peru­bahan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Jam Gadang ini.

”Alhamdulillah, kami mengu­capkan terima kasih kepada De­wan Komisioner OJK dengan telah dikeluarkannya izin peru­bahan PT BPR Jam Gadang men­jadi PT BPRS Jam Gadang Per­seroda, kami akan menindak lanjuti nantinya catatan-catatan yang telah disampaikan, kami akan membuatkan program dan produk-produk yang inovatif,” ujar Erman.

Katanya, sehingga kehadiran BPR Syariah Jam Gadang ini mampu menjawab perma­sala­han dengan hadirnya lembaga-lembaga keuangan non bank swasta yang tak berizin, di mana mereka menguasai pasar se­karang dengan biaya yang sa­ngat luar biasa membebani. Dia akan berperan langsung untuk menghimpun pertumbuhan na­sa­bah, juga akan melakukan ekspansi menambah luasan market, tidak hanya mungkin beroperasi di Bukittingg saja karena kita sudah syariah dan semangat bisa total disini.

Erman mengungkapkan, ba­ha­gianya dengan adanya Buya Gusrizal Gazahar selaku Dewan Pengawas Syariah PT BPRS Jam Gadang. “Kami juga merasa bahagia sekali dengan adanya Buya di BPRS, kalau dahulu isinya mungkin kita – kita orang yang miskin ilmu agama, sekarang ada buya yang akan menuntun kami, menuntun seluruh ke­giatan dan tahapan bisnis ke­uangan yang akan dijalankan Pemko, sehingga nanti kita bisa selamat dunia dan akhirat, in­syaAllah,” ungkap Erman.

Direktur PT BPRS Jam Ga­dang Feri Irawan juga merasa bersyukur dengan telah dise­tujuinya oleh OJK untuk  konversi dari sistim perbankan konven­sional ke perbankan syariah. “Konversi ke bank syariah ini dilakukan agar sesuai dengan syariah, karena soal riba dan untuk mengakomodir harapan nasabah, manajemen dan pe­me­gang saham. Di mana setiap RUPS/LB  beberapa tahun te­rakhir selalu muncul untuk men­jadi bahasan. Dengan telah disetujuinya oleh OJK maka kita akan segera dan secepatnya akan memulai operasional de­ngan sistim perbankan syariah, semoga saja dengan konversi ini BPRS Jam Gadang bisa lebih berkembang lagi,” ujar Feri.

Pada kesempatan tersebut Kepala OJK Perwakilan Sumbar juga menyerahkan Salinan Kepu­tusan Anggota Dewan Komi­sioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-75/D.03/2021 ter­tanggal 25 Mei 2021 untuk kon­versi Bank Perkreditan Rakyat PT BPR Sungai Puar menjadi Bank Pembiayaan Rakyat Sya­riah PT BPR Sungai Puar Syariah. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional