Close

BPJS Kesehatan: Peserta Tidak Boleh Dimintai Biaya Pelayanan Kesehatan

Febri Yanti Kepala BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh

SIMPANGBENTENG, METRO–Kepala BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh Febri Yanti, menyampaikan dalam rilisnya terkait adanya pemberitaan terhadap Ibu Megawati (52) Warga Jorong Koto Gadang Hilia Padang Ganting, Kabupaten Tanah Datar yang sempat dimintai biaya Pemeriksaan CT Scan dan Biaya Pemeriksaan Laboratorium oleh Fasilitas Kesehatan.

Febri Yanti menjelaskan bahwa sebagaimana telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 pasal 68 ayat (1) bahwa Fasilitas Kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dilarang menarik biaya pelayanan kesehatan kepada Peserta selama Peserta mendapatkan Manfaat Pelayanan Kesehatan sesuai dengan Haknya.

Serta dalam Pasal 56 ayat (2) juga sudah di­jelaskan bahwa Fasilitas Kesehatan yang tidak memiliki sarana penunjang, wajib membangun jejaring de­ngan Fasilitas Kesehatan penunjang untuk menjamin ketersediaan obat, bahan medis habis pakai dan pemeriksaan penunjang yang di­butuhkan.

“Kita sudah tindaklajuti ke Rumah Sakit tersebut, terdapat miss persepsi oleh manajemen Rumah Sakit disana, dan Pihak Rumah Sakit akan mengganti seluruh biaya yang sudah ditagihkan ke Pa­sien. Sebenarnya seba­gaimana dalam Peraturan Presiden itu tadi, Apabila terdapat Faskes tidak memiliki sarana penunjang, maka wajib membangun jejaring atau kerjasama dengan Faskes lain yang memiliki, yang nantinya untuk biaya pemeriksaan tersebut Faskes penunjang yang menagihkan ke Faskes awal,” sebut Febri.

Dia juga meluruskan bahwa jika peserta menggunakan penjaminan de­ngan mekanisme JKN dan peserta sudah sesuai alur JKN maka tidak akan di­kenakan biaya tambahan apapun, termasuk biaya CT Scan, sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2021 Tentang Pedoman Indonesian Case Base Groups (Ina-Cbg) dalam Pelaksanaan Jaminan Kesehatan.

Febri Yanti menghimbau untuk kedepannya kepada seluruh Peserta JKN-KIS, apabila terdapat pelayanan yang kurang baik ataupun ditagihkan biaya, agar Peserta JKN-KIS  melaporkan ke BPJS Kesehatan. “Bisa datang ke kantor BPJS Kesehatan terdekat atau menghu­bungi Call Center 165 ataupun menghubungi nomor Petugas Pemberi Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP) yang ada di Poster-poster di Setiap Rumah Sakit yang bekerjasama,” ajaknya. (uus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top