Menu

BPJS Kesehatan Luncurkan Layanan Care Center 165

  Dibaca : 66 kali
BPJS Kesehatan Luncurkan Layanan Care Center 165
Kepala Bulog Sumbar Tommy Despalingga, Senin (13/9) memperlihatkan sertifikat MURI yang diraih Bulog Sumbar.

SUDIRMAN, METRO–Sebagai upaya dalam peningkatan kualitas laya­nan Program Jaminan Ke­sehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KI­S), BPJS Kesehatan meluncurkan nomor layanan Ca­re Center 165, simplifikasi rujukan thalasemia mayor dan hemofilia serta portal web Jurnal JKN. Berbagai inovasi layanan ini diluncurkan serentak dan dihadiri oleh Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJ­SN), serta Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, di Jakarta, Senin (13/9).

“Ini juga merupakan komitmen kami, terlebih dalam memperingati Hari Pelanggan yang jatuh 4 September lalu serta HUT ke-53 BPJS Kesehatan, kami persembahkan kepada pelanggan kami, peserta BPJS Kesehatan serta masya­rakat berbagai inovasi dan terobosan berbasis tek­nologi informasi untuk me­nunjang penyelenggaraan Program JKN yang ber­keadilan dalam melayani peserta di seluruh Indonesia,” ujar Direktur Utama BPJS kesehatan, Ali Ghufron Mukti.

Ghufron berharap, la­yanan yang  diluncurkan pada hari ini dapat memberikan kemudahan akses layanan serta mengakomodir harapan dan memenuhi kebutuhan peserta maupun para pemangku kepentingan.

“Kami juga mohon du­kungan dari seluruh stakeholder, untuk bersama-sama mengawal berjalannya Program JKN-KIS, a­gar seluruh peserta men­dapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik,” kata Ghufron.

Ubah Nomor Layanan

BPJS Kesehatan secara bertahap mengubah nomor layanan BPJS Kesehatan Care Center 1500 400 menjadi 165. Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, Da­vid Bangun mengatakan, berubahnya nomor layanan BPJS Kesehatan Care Center dari yang awalnya terdiri atas tujuh digit menjadi tiga digit ini, diharapkan membuat masyarakat lebih mudah mengingat nomor tersebut jika sewaktu-waktu memerlukan informasi atau akan melakukan pengaduan terkait la­yanan JKN-KIS.

“Selama masa transisi sampai Desember 2021, masyarakat masih dapat menggunakan secara pa­ralel nomor 1500 400 maupun 165 untuk menghubu­ngi BPJS Kesehatan Care Center,” ujar David.

Adapun sejumlah fitur yang dapat diakses ma­syarakat melalui BPJS Ke­sehatan Care Center an­tara lain permintaan informasi dan pengaduan la­yanan administrasi seperti penambahan anggota keluarga Pekerja Penerima Upah (PPU) Penyelenggara Negara dan swasta, PBPU, serta BP; pendaftaran bayi baru lahir non PBI Jaminan Kesehatan; peralihan segmen peserta ke PBPU; dan perubahan data. Di samping itu, peserta JKN-KIS juga bisa melakukan konsultasi kesehatan dengan dokter umum me­lalui pelayanan Tanya Dokter yang tersedia di BP­JS Kesehatan Care Center.

“Untuk pengaduan yang sifatnya memerlukan koordinasi dengan kantor cabang BPJS Kesehatan ataupun stakeholder lainnya, BPJS Kesehatan Care Center memiliki sistem yang terhubung dengan kantor cabang. Dengan demikian, kantor cabang dapat segera menyelesaikan pengaduan tersebut sesuai dengan Standard Level Agreement (SLA) target waktu penyelesaian atas pengaduan tersebut,” kata David.

BPJS Kesehatan sendiri sebenarnya telah memiliki layanan pusat informasi care center sejak tahun 2010 pada era PT Askes (Persero). Keberadaan dan fungsi care center tersebut selanjutnya terus di­kem­bangkan.

Mulai tahun 2014, care center dapat dijangkau oleh masyarakat selama 24 jam 7 hari. Sepanjang ta­hun tersebut, jumlah panggilan yang diterima oleh care center mencapai 645.­263 panggilan. Jumlah pang­gilan tersebut me­ningkat tajam seiring berjalannya waktu serta bertambahnya kanal informasi dan pengaduan yang disediakan BPJS Kesehatan.

Hingga pada tahun 20­20, tercatat BPJS Kesehatan Care Center melayani 1.631.535 panggilan. Hal ini tak lepas dari pertumbuhan kepesertaan JKN-KIS yang melonjak menjadi lebih dari 200 juta jiwa yang menyebabkan naik­nya akses panggilan ke BPJS Ke­se­hatan Care Cen­ter.(rel)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional