Menu

BPJN III Padang Respon Cepat, Jalan Mandeh Amblas Segera Dibenahi

  Dibaca : 86 kali
BPJN III Padang Respon Cepat, Jalan Mandeh Amblas Segera Dibenahi
BENAHI—BPJN III Respon cepat dengan memperbaiki jalan ke Kawasan Wisata Mandeh yang amblas beberapa waktu lalu.

PADANG. METRO – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) III Padang kucurkan anggaran sebesar Rp 7,9 miliar untuk benahi ruas jalan menuju kawasan Wisata Mandeh yang amblas beberapa waktu lalu. Dana sebesar itu dipakai untuk mengembalikan jalan dalam kondisi seratus persen . Tujuannya agar wisatawan lokal ataupun wisatawan mancanegara yang melewati akses jalan tersebut merasa aman. Disamping itu juga agar pembalap Tour de Singkarak juga nyaman melaluinya.

Kasatker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) II Sumbar melalui PPK 2.3 Noor Arias Syamsu mengakui, pembenahan ruas jalan Mandeh yang sangat fenomenal ini untuk memperbaiki jalan dan jembatan di titik tertentu. Salah satu titik jalan yang menjadi perhatian khusus berada di Kawasan Sungai Nyalo.

Pihaknya menerangkan, kerusakan pada lokasi itu terjadi karena derasnya arus sungai dibawah badan jalan, yang masih memakai plat decker berukuran 1,5 x 1,5 meter pada medio Maret lalu, karena tidak mampu menampung besarnya debit air, sehingga membuat jalan menjadi amblas.

“Plat decker lama yang dipakai masih berukuran kecil , sementara debit air yang melewati dibagian bawah ini sangat besar, karena bertemunya tiga aliran anak sungai di sekitar lokasi, sehingga menggerus bagian bawah dan mengakibatkan jalan amblas,” ujarnya.

Dirinya mengakui, pembenahan di ruas jalan tersebut baru saja dimulai, karena harus melewati beberapa tahapan kegiatan administrasi sebelum penandatanganan kontrak. “Penandatangan kontrak pekerjaan baru dilaksanakan pada 8 Juli lalu. Kontraktor yang mendapat amanah dalam melaksanakan pekerjaan fisik di ruas ini adalah PT Sadewa Karya Tama,” katanya.

Progres pekerjaan saat ini disebutkan Noor Arias Syamsu, sedang dalam persiapan pengecoran lantai kerja. Sembari berjalan, juga dilaksanakan pemotongan dan pembengkokan besi tulangan. Jika lantai kerja selesai, maka besi segera dirakit di lapangan.

“Sebelumnya kita sudah lakukan pekerjaan penggalian lantai dasar menggunakan alat berat. Kontraktor efektif kerja baru dua minggu ini pasca tanda tangan kontrak,” ujar pria yang akrab disapa Aris ini

Untuk mencegah agar jalan tidak amblas lagi, pihaknya bakal memasang jembatan type Box Culvert lebih besar dari ukuran sebelumnya, yakni ukuran 2x2x2 meter. Tujuannya supaya arus air tidak terhambat dan mencegah agar air tidak menggerus bagian bawah jalan.

“Sekarang kita perbesar penampang nya menjadi Box Culvert berukuran 2 x 2 x 2 meter. Sehingga diharapkan bisa menampung debit air yang lebih besar,” tukasnya

Pekerjaan pemasangan box culvert pun dilaksanakan dalam dua tahap, dimana tahap pertama dikerjakan bagian kanan, tahap kedua dibagian kiri. Tujuannya supaya akses lalu lintas tidak terputus, mengingat cukup banyaknya wisatawan yang melewati ruas jalan ini.

Pembenahan jalan disebutkan Aris, juga dilakukan agar memenuhi kriteria federasi balap sepeda internasional untuk dilewati pembalap sepeda Tour de Singkarak. “Kami menargetkan pekerjaan perbaikan selesai pada akhir Oktober. Agar ruas jalan menuju Mandeh bisa dilewati oleh Pembalap Tour de Singkarak yang dijadwalkan bakal dihelat awal November,” ujarnya. (cr1)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional