Menu

BPBD Sumbar Berikan Wejangan pada F-PRB dan KSB Pessel

  Dibaca : 151 kali
BPBD Sumbar Berikan Wejangan pada F-PRB dan KSB Pessel
Forum Pengurangan Resiko Bencana ( F- PRB) Pesisir Selatan dan Kelompok Siaga Bencana ( KSB) Pesisir Selatan diberikan pelatihan dan pembinaan tentang mitigasi bencana.

PESSEL, METRO–Forum Pengurangan Resiko Bencana ( F- PRB) Pesisir Selatan dan Kelompok Siaga Bencana ( KSB) Pesisir Selatan diberikan pelatihan dan pembinaan tentang mitigasi bencana.

Dalam kegiatan diadakan di aula pertemuan DPD. Partai Golkar Pessel, Senin (22/6/2021) pukul 10.00 wib menghadirkan narasumber dari pakar gempa Guru Besar Prof. Badrul Mustafa dan Ketua F- PRB Sumbar Khalik Syaifullah.

Kepala Badan Penangulangan Bencana  Daerah ( BPBD ) Pessel Herman Budiarto, juga Ketua F- PRB Pessel Syafril Saputra, juga Anggota DPRD Pessel Fraksi Golkar ( Ketua DPD. Partai Golkar Pessel). Ikut hadir

Kepala BPBD Pessel Herman Budiarto meng­apresiasi kegiatan diselenggarakan BPBD Provinsi Sumatera Barat dalam, pembekalan dan pembinaan pada Forum Pengurangan Resiko Bencana ( F – PRB) dan Kelompok Siaga Bencana ( KSB) Pessel.

Dengan harapan apa saja disampaikan nara­sumber tersebut, Herman Budiarto minimal bisa memberikan gambaran apa – apa saja yang harus dilakukan jika terjadi bencana, khususnya Gempa dan Stunami.

“Kita juga berharap KSB yang ada di 33 nagari bisa berperan aktif dalam pengurangan resiko bencana, tentu saja dengan menggarkan anggaran dinagari sebesar Rp. 125  juta. Dan itu sudah tertuang dalam Perbub No 46 tahun  kata Herman Budiarto. No 46

Maka, anggaran telah dianggarkan untuk nantinya bisa dipergunakan kegiatan mitigasi bencana, mulai dari pelatihan, sosialisasi dan fasilitas juga biaya kegiatan KSB dilapangan.

Untuk itu, karena keterbatasan anggaran di APBD Pesisir Selatan Ia mendorong melalui dana pokir anggota DPRD Sumbar asal Pessel bisa menggarkan, ucapnya.

Ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana ( F- PRB ) Pessel Syafril Saputra mengatakan, bahwa kegiatan pembinaan tentang mitigasi bencana pada F – PRB Pessel dan KSB Pessel. Dalam meminimalisir resiko kebencanaan.

Dikatakan Syafril, keberadaan F- PRB Pessel ini bisa dalam penguatan intitusi penanganan bencana kemampuan tanggap darurat dalam meningkatkan kepedulian dan kesiapan masyarakat pada masalah – masalah yang berhubungan dengan resiko bencana.

“Kita berharap dengan pelatihan dan pembinaan pada F-PRB Pessel bisa meningkatkan kemampuan dalam penanganan mitigasi bencana,” kata Politisi Partai Golkar Pessel.

Ketua Forum PRB Sumbar Khalik Syaifullah ber­harap pada KSB harus bisa memahami kemampuan fasilitasi, jadi dalam setiap bencana terjadi di wilayahnya KSB bagaimana merancang peta ancaman bencana.

Adanya fasilitas yang ada, di KSB harus bisa dikelolah seoptimal mungkin dan dirawat, termasuk mengoptimalkan Sumber Daya Manusia ( SDM) juga bisa dioptimalkan.

“Kita dorong KSB dan F.PRB Pessel agar bisa menjadi garda terdepan dalam penanganan evakuasi bencana di Pessel,”  ajak Khalik.

Pada kegiatan siang itu juga dilanjutkan diskusi tanya jawab narasumber dari pakar gempa Guru Besar Prof. Badrul Mustafa dan Ketua F- PRB Sumbar Khalik Syaifullah dan peserta, dari KSB, PMI, F.PRB Pessel dan PWI Pessel. (rio)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional