Close

BPBD Pasbar Data Kerugian Bencana Capai Rp1,7 Miliar

TINJAU LOKASI LONGSOR— Kadis PU Jon Edwar dan Plt Kalaksa BPBD Pasbar Azhar dan Kapolres Pasbar, AKBP M.Aries Purwanto mengunjungi tempat bencana alam longsor dan banjir di Nagari Sinuruik, Pasbar, kemarin.

PASBAR,METRO–Pasca bencana alam banjir dan tanah longsor, di Kecamatan Talamau  Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasbar.  Mencatat kerugian akibat longsor dan banjir di Kecamatan Talamau mencapai Rp1,7 miliar lebih.

”Longsor dan banjir menimbulkan kerusakan infrastruktur, barang milik masyarakat dan lahan pertanian,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD Pasbar Azhar didampingi Kasi Kedaruratan Gustrizal kemarin.

Dari data yang dikumpulkan, nilai kerusakan infrastruktur seperti jalan, jembatan fasilitas umum dan barang milik masya­rakat mencapai Rp560 juta dan kerugian masyarakat akibat gagal panen serta terhambatnya usaha mencapai Rp1,2 miliar. ”Dengan de­mikian total kerugian se­mentara mencapai Rp1,76 miliar,” ujarnya.

Ia merinci banjir di Kenagarian Talu mengakibatkan mengakibatkan tiga unit rumah penduduk terendam sehingga empat kepala keluarga mengungsi, serta terancamnya sa­wah masyarakat sekitar 10 hektare.

Kemudian banjir di Ke­na­garian Sinuruk mengakibatkan sepuluh unit rumah masyarakat terendam ban­jir sehingga 20 kepala ke­luarga mengungsi, serta te­rancamnya sawah ma­sya­rakat sekitar 15 hektare.

Selanjutnya longsor di Jorong Paroman Kenagarian Sinuruik mengakibatkan satu unit rumah mengalami rusak berat, serta 140 kepala keluarga terdampak longsor, rusaknya pipa saluran PDAM sepanjang 250 meter beserta bak pe­nampungan dan ter­an­cam­nya areal sawah ma­­sya­rakat sekitar 31 hektare.

Pihaknya saat ini mendistribusikan air bersih bagi warga korban banjir di Jorong Paroman Nagari Sinuruik.

Kemudian menyalurkan bantuan dari Bunda Berbagi dan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Pasaman Barat untuk masyarakat yang terdampak bencana longsor paroman berupa beras, mie instan, makanan ringan dan minyak go­reng.

”Selain itu pembersihan ja­lan dan rumah dari lumpur oleh tim pemadam ke­ba­­karan dan Pembuatan pos­ko penanggulangan ben­­cana di kantor Wali Na­ga­ri Sinuruik,” katanya. (end)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top