Menu

BPBD Kecipratan Dana Rp 10 Miliar

  Dibaca : 513 kali
BPBD Kecipratan Dana Rp 10 Miliar
Barlius, Kalaksa BPBD Kota Padang

BY PASS, METRO
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang pada tahun anggaran 2021 mendapatkan kecipratan dana sebesar Rp10 miliar dari Pemko Padang. Anggaran tersebut dipergunakan untuk mengedukasi warga Padang tentang kebencanaan dan biaya operasional pegawai.

Kalaksa BPBD Kota Padang, Barlius mengatakan tujuan diberikan edukasi pada masyarakat dalam rangka memberikan pemahaman pada warga dan warga dapat mengambil langkah apa yang dilaksanakan ketika musibah atau bencana datang.

“Edukasi itu sekaligus mengingatkan warga untuk tidak lengah dalam menghadapi berbagai musibah. Baik gempa berpotensi tsunami, banjir, tanah longsor, angin kencang dan bencana lainnya,” ujar Barlius, Selasa (19/1).

Ia menyampaikan, edukasi ke masyarakat itu bertahap dilakukan pelaksanaannya serta akan dibantu oleh relawan, Kelompok Siaga Bencana dan lain sebagainya.

Selain itu, di sekolah-sekolah yang ada di Padang, anak-anak juga akan diberikan pencerahan tentang bencana. Supaya mereka tak panik dan langkah apa yang.dilaksanakannya jika bencana melanda daerah diterapkannya.

“Saat ini PBM tatap muka sedang uji coba. Jika berlanjut maka program sekolah sadar bencana akan digalakkan lagi,” ucap mantan Kabid Dikdas Disdik Padang ini.

Kemudian, anggaran yang tersedia tersebut akan dipakai untuk menambah sarana dan prasarana yang kurang diantaranya penunjuk arah jalur evakuasi, dan lainnya.

“Kita mengimbau kepada warga Padang agar tetap waspada tentang bencana yang akan datang dan jangan panik. Supaya keselamatan terjaga dan korban jiwa tak berjatuhan,” paparnya.

Terpisah, anggota Komisi IV DPRD Kota Padang, Wismar Pandjaitan meminta kepada BPBD untuk membuat perencanaan matang dalam penggunaan dana tersebut. Agar sasarannya jelas dan dana terakomodir keluarnya.

“Konsepnya harus dibuat rinci,” ujar kader PDI P ini.

Ketua Komisi IV DPRD Padang, Azwar Siry meminta untuk saling koordinasi dalam pemakaian anggaran serta prioritaskan untuk yang urgent dulu.

Selanjutnya, edukasi pada warga ia sangat mendukung hal itu serta menyarankan pada warga untuk ikut. Ini demi menambah pengetahuan warga dan menghindari kepanikan saat musibah datang. “Warga mesti berpartisipasi hendaknya. Jangan acuh saja dan anggap remeh,” ucap kader Demokrat ini. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional