Close

Bos Pinjol Ilegal yang Sebabkan Seorang Ibu Gantung diri Ditangkap

Direktur Tipideksus Polri Brigjen Pol Helmy Santika (ketiga kanan) didampingi Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono (kiri) menunjukkan barang bukti kasus pinjaman online (pinjol) ilegal di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Senin (25/10).

JAKARTA, METRO–Aktivitas pinjaman online ilegal di Indonesia diduga melibatkan warga negara asing (WNA). Ada kecenderungan WNA berperan sebagai pemodal atau bos besar. Di antara­nya WJS alias BH alias JN, seorang warga negara asal Tiongkok.

Dia ditangkap Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Ba­reskrim Polri, atas dugaan pemodal layanan pinjol. Menurut Direktur Eksus Bareskrim Polri Brigjen Pol. Helmy Santika, WNA yang ditangkap diduga menjadi otak dari pendirian Koperasi Simpan Pinjam (KSP) yang menaungi sejumlah pinjol ilegal.

“Tersangka WJS ditang­kap di Bandara Soetta saat akan melakukan penerbangan menuju Turki bersama dua rekannya,” kata Helmy saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (9/11).

Dari hasil pemeriksaan sejumlah tersangka terungkap WJS merupakan direktur bisnis dan pemilik KSP Inovasi Milik Bersama (IMB). Dari penuturan tersangka lainnya, WJS diketahui sehari-hari tinggal di sebuah apartemen kawa­san Jakarta Utara.

Berbekal informasi ter­sebut, lanjut Helmy, tim penyidik Dittipideksus Ba­reskrim Polri mulai melakukan pendalaman di sekitar lokasi sejak 27 Oktober 2021 hingga WJS ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang Banten.

 WJS biasa melakukan perekrutan orang-orang yang mau menjadi bagian dari bisnisnya, serta mencari pinjol-pinjol ilegal untuk bergabung sebagai mitra KSP IMB. “WJS diduga otak dari operasional pinjol ilegal,” kata Helmy yang mendapat promosi seba­gai Staf Ahli Kapolri Bidang Manajemen (Sahlijemen Kapolri).

Dalam penangkapan sebelumnya, Jumat (22/10), Dittipideksus Bareskrim Polri menangkap JS, pendiri sekaligus fasilitator warga negara asing mengo­perasikan bisnis pinjol ilegal lewat PT dan KSP fiktif yang didirikannya.

JS mendirikan KSP Solusi Andalan Bersama (SAB) yang menaungi salah satu pinjol ilegal yang telah menyebabkan seorang ibu rumah tangga di Wonogiri bunuh diri. Helmy me­n­jelaskan bahwa KSP Solusi Andalan Bersama yang dimodali JS ini mengelola sejumlah aplikasi pinjol ilegal. Antara lain, aplikasi pinjol bernama Fulus Mujur hingga Pinjaman Nasional. Aplikasi pinjol Fulus Mujur inilah yang mengirim uang kepada seorang ibu di Wonogiri yang akhirnya gantung diri.

Pinjol ilegal Fulus Mujur merupakan satu dari 23 aplikasi yang meneror ibu tersebut.(jpnn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top