Menu

Boncengin Istri, Pengedar Narkoba Diciduk di SPBU

  Dibaca : 475 kali
Boncengin Istri, Pengedar Narkoba Diciduk di SPBU
PENGEDAR DITANGKAP— Pengedar narkoba berinisial FHA (21) ditangkap Tim Gagak Hitam Polres Payakumbuh ketika mengisi bensin di SPBU bersama istri.

PAYAKUMBUH, METRO
Tak sadar pergerakannya telah dibuntuti Tim Gagak Hitam Polres Payakumbuh, seorang pengedar sabu dan ganja ditangkap bersama sitrinya ketika mengisi bensin di SPBU Parit Rantang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Selasa (21/7) sekitar pukul 02.00 WIB. Beruntung, sang istri tak terbukti terlibat bisnis haram suaminya, sehingga dipulangkan.

Penangkapan terhadap pengedar ganja berinisial FHA (21) ini berlangsung cukup panjang, Tim Gagak Hitam yang langsung dipimpin Kasat Resnarkoba, Iptu Desneri mendapatkan informasi kalau pelaku akan melakukan transaksi jual beli ganja. Mendapatkan informasi tersebut, Tim Gagak Hitam pun langsung melakukan pengintaian terhadap gerak-gerik pelaku.

Petugas kemudian melihat pelaku yang sudah dikaruniai dua anak itu, menuju pusat Kota Payakumbuh. Pelaku bersama istrinya terlihat menggunakan sepeda motor. Petugas pun berusaha membuntuti pelaku hingga ke Kawasan Parit Rantang. Nyaris kehilangan buruan, petugas mendapati FHA tengah mengisi bensin di sebuah SPBU di Kawasan Parit Rantang.

“Bergerak cepat, FHA akhirnya berhasil dibekuk tanpa perlawanan yang berarti. Dari penggeledahan yang dilakukan, ditemukan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu siap edar,” kata Kapolres Payakumbuh, AKBP Dony Setiawan melalui Kasat Resnarkoba, Iptu Desneri didampingi KBO Satresnarkoba, Ipda Duasa, Selasa (21/7).

Iptu Desneri menambahkan, saat dilakukan penangkapan, tersangka FHA sempat mengelak masih menyimpan narkoba lainnya. Pihaknya yang tidak percaya, tetap melakukan pengeledahan di kediaman orang tuanya maupun di rumah kontrakan FHA di Kawasan Balai Panjang.

“Dari penggeledahan yang dilakukan disaksikan pemilik kontrakan, ditemukan sejumlah barang bukti narkoba. Di antaranya, empat paket sabu seberat 5,22 gram, tiga paket daun ganja, dua buah alat hisap narkotika jenis sabu-sabu (bong) dan dua unit timbangan digital warna hitam,” jelas Iptu Denesri.

Iptu Denesri menjelaskan, dari pengakuan FHA, pihaknya juga membekuk seorang residivis narkoba berinisial AK (29) yang sebelumnya membeli sabu kepada tersangka FHA. Pasalnya, sebelum FHA ditangkap, ia sudah sempat bertransaksi jual beli sabu dengan AK.

“Dari nyanyian tersangka FHA, kita kembali membekuk seorang tersangka lainnya yang merupakan tetangga FHA yang juga residivis kasus narkoba. Ia kita bekuk saat tengah terlelap tidur,” ucap Iptu Desneri. (us)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional